• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    FK UB Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Selamatkan Toraja

    Minggu, 26 April 2026, April 26, 2026 WIB Last Updated 2026-04-26T05:48:46Z
    masukkan script iklan disini





    SULSEL, Ungkapfakta.info - 

    Sebagai ikhtiar menjaga keamanan, ketenteraman, dan kerukunan di tengah masyarakat. 

    Dengan hal itu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Toraja Utara (Torut) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Doa Bersama Pemuka dan masyarakat Lintas Agama di Lapangan Bakti Rantepao, Sabtu 25 April 2026.

    Doa Bersama ini, dihadiri para tokoh agama, pemuda, ibu-ibu. Begitupun di Tana Toraja (Tator) doa bersama ini di gelar di Plaza Kolam Makale.

    Di dua Kabupaten tersebut yakni Toraja Utara dan Tana Toraja, kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan doa lintas agama dilakukan secara bergiliran oleh perwakilan dari agama, Islam, Katolik, Kristen Protestan, dan Alukta.

    Acara juga dirangkai dengan ceramah kebangsaan, semoga masyarakat Toraja menjaga dari berbagai ancaman sosial yakni, narkoba, judi dan terus melestarikan adat budaya serta membina generasi muda.

    Kegiatan tersebut dihadiri Ketua FKUB, Anggota DPR RI, Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang, Bupati Frederik Victor Palimbong, Wakil Bupati Andrew Brand Silambi' para unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Camat, Lurah, organisasi kepemudaan jemat atau umat.

    Menurut kedua kepala daerah pembangunan tidak bisa dilakukan dengan perpecahan atau prasangka, melainkan kebersamaan dan rasa saling percaya kepada pencipta.

    Sementara di Tana Toraja dalam sambutannya Kapolres Tator AKBP Budi Hermawan berkomitmen akan berantas penyakit masyarakat di Tator. Dengan doa dan sinergi, Toraja akan tetap amwn sejahtera.

    Kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial tetapi untuk mewujudkan Indonesia termasuk Toraja benar-benar damai.

    "Hari ini, kita lakukan Doa Bersama lintas agama. Kami berharap doa yang dipanjatkan dari satu umat beragama akan menciptakan harapan dan jika semua umat beragama yang berdoa akan menciptakan kekuatan yang dapat memperkokoh bangsa khususnya di Toraja," ungkap kedua Kepala Daerah (Torut dan Tator).

    Dijelaskan mereka, kokohnya status bangsa atau daerah bukan hanya karena beton dan besi saja, namun kita dapat kokoh karena kekuatan doa kepada pencipta kita. Artinya semua umat beragama saling rukun dan menyayangi. Mudahan-mudahan dengan doa bersama ini kita semua selalu dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa.

    Dengan perbedaan ini, menjadikan Toraja sebagai miniatur Indonesia dan menjadi lambang keberagaman.

    Sekadar diketahui bahwa, jika kita melihat beberapa hari terakhir kondisi bangsa ini sedikit tidak baik-baik saja. Mungkin ini terjadi karena kita sebagai masyarakat dan pemimpin perlu merefleksikan diri, perlu lebih terbuka dan menyayangi masyarakat.

    "Tentunya ini menjadi renungan bagi kita semua sebagai pemimpin. Mari kita terus evaluasi diri untuk kedepannya bagaimana kita menyayangi masyarakat dan lebih memperjuangkan mereka. Artinya masyarakat butuh kita hadir ditengah mereka," ujar kedua kepala daerah.

    Selanjutnya mereka mengucapkan terima kasih kepada pemuka lintas agama yang hadir dan telah memberikan kesejukan melalui doa bersama ini. 

    "Kami bermohon kepada pemuka agama tidak hanya berdoa untuk hari ini saja, tetapi juga untuk kedepannya. Moga-moga Toraja dapat sejuk dan tidak dapat terpecah belah agar kita dapat terus menciptakan Toraja yang aman dan kondusif.

    Ega/Yustus
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e