• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Penyaluran beras di Desa Lawallu sampai 80% target selesai hari Senin

    Kamis, 23 April 2026, April 23, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T08:08:24Z
    masukkan script iklan disini



    Penyaluran beras di Desa Lawallu sampai 80% target selesai hari Senin



    BARRU -Ungkap fakta– Proses penyaluran bantuan pangan berupa beras di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, terus berjalan. Hingga saat ini, penyaluran diklaim sudah mencapai sekitar 80 persen dari total data yang ada.

    Koordinator penyaluran, Zainal, menyampaikan bahwa total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar berjumlah 286 KPM. Dari jumlah tersebut, hingga saat ini sudah tersalurkan kepada 187 KPM.

    "Total KPM penerima beras di Desa Lawallu sebanyak 286 KPM. Yang tersalur sekarang sekitar 187 KPM, baik itu yang diambil sendiri, perwakilan 1 KK, maupun perwakilan beda KK," ujar Zainal, Senin (23/04/2026).

    Melihat progres yang cukup cepat, pihaknya menargetkan penyaluran dapat tuntas pada hari Senin ini. Antusiasme masyarakat dinilai sangat tinggi, bahkan antrean sempat memanjang hingga proses pembagian berlangsung sampai usai salat Magrib.

    "Antusiasme masyarakat luar biasa, sampai-sampai kemarin antrian panjang dan penyalurannya habis salat Magrib. Targetnya di hari Senin ini sudah selesai karena sekarang sudah sampai 80 persen," tambahnya.

    Zainal menegaskan bahwa data yang digunakan merupakan data resmi yang diterima langsung dari Perum Bulog, yang bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Berdasarkan data tersebut, penerima bantuan mencakup klasifikasi desil 1 hingga 4, namun dalam pelaksanaannya ditemukan juga hingga desil 5.

    "Data ini kami terima langsung dari Bulog yang diambil dari data DTKS desil 1 sampai 4, namun yang saya lihat sampai saat ini mentok di desil 5," jelasnya.

    Di tengah lancarnya penyaluran, Zainal mengakui adanya pro dan kontra di tengah masyarakat terkait keberadaan data penerima. Beberapa temuan seperti data warga yang sudah meninggal dunia, hingga nama-nama yang diduga berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bahkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sempat ditemukan dalam daftar.

    "Di kalangan masyarakat itu ada pro kontra terkait phantom ini. Tidak menutup kemungkinan data yang kami terima masih ada ditemukan data yang meninggal, ada P3K bahkan ada yang bilang PNS juga," ungkapnya.

    Untuk mengantisipasi kesalahpahaman, pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi dan pengumuman kepada warga. Zainal menegaskan posisinya hanya sebagai fasilitator desa dan agen penyalur dari Bulog, bukan pihak yang memverifikasi data awal.

    "Supaya tidak terjadi kesalahpahaman antara masyarakat dan pemerintah daerah, kami lakukan pengumuman bahwa data ini kami terima langsung dari Bulog dan bukan diverifikasi oleh desa. Saya di sini hanya sebagai fasilitator," tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Lawallu, Raswadi S.I.Pem, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, adanya bantuan ini sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat desa.

    "Kami sangat mengapresiasi adanya bantuan ini. Semoga apa yang menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang memang membutuhkan," pungkas Raswadi.pemberian bantuan berupa

    2 Karung Beras (masing-masing 10 kg, total 20 kg)

    - 4 Liter Minyak Goreng

    Hingga berita ini diturunkan, proses pembagian beras masih terus berlangsung dengan target rampung pada hari yang sama.

    (Report by: Kul indah/ Desa Lawallu)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e