Mempawah : Masyarakat protes, Proyek peninggian badan jalan ruas Sei Pinyuh-Sebadu Kabupaten Mempawah, milik BPJN Kalbar, pekerjaannya dianggap terlalu minim alias tidak sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan.
" Duitnya tergolong jumbo, mencapai Rp. 17,3 Miliar. Namun hasil pekerjaannya cuma 500 meter. Ini sama juga bikin kenyang PT. Lonada Sinar Hikmat, selaku pelaksana dan para penerima fee yang piawai mengendalikan situasi, " tegas warga Mempawah.
Ia meminta paket basah kuyup tersebut dievaluasi kembali, diteliti ulang dan diselidiki secara dalam, baik soal RAB, kualitas maupun kwantitas, mengingat peluang can tepi dan praktek kongkalikong didalam proyek itu terbuka lebar.
" ya harus diselidiki, dipelajari secara teliti dan jeli. Bila perlu Kabalai, Ir. Candra, ST. MT, PPK, Robin Pantas, ST. MM maupun kontraktor juga dimintai keterangan guna membuktikan sesuai atau tidak protap kontrak, material dan realisasi hasil pekerjaan dilapangan, Harapnya memohon kepada APH.
Perlu diketahui, proyek peninggian badan jalan ini berasal dari celengan APBN tahun anggaran 2026. Tujuannya sebagai antisipasi banjir, karna ruas jalan itu sejak lama memang sudah menjadi langganan genangan air.(007/D.Arifin)
.png)

.png)
