Agats, ungkapfakta.info-
Sejumlah warga di Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, mengeluhkan belum meratanya penyaluran bantuan rumah layak huni yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua maupun program pemerintah lainnya.
Salah seorang warga, Yohana Darokoncowak, mengaku hingga saat ini dirinya bersama keluarga belum pernah menerima bantuan perumahan, meski telah lama menetap di Kota Agats.
"Kami berharap pemerintah dapat melihat kondisi masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan rumah. Jangan sampai kami yang tinggal di pinggiran Kota Agats terus tertinggal," ujar Yohana, Jumat (1/8/2026).
Menurutnya, selama ini masih ada anggapan di tengah masyarakat bahwa bantuan perumahan lebih banyak dinikmati oleh pihak-pihak tertentu, seperti keluarga pejabat, keluarga kepala desa, maupun karena kepentingan politik. Ia berharap pemerintah dapat memastikan proses penyaluran bantuan dilakukan secara adil, transparan, dan tepat sasaran.
Yohana menjelaskan bahwa keluarganya telah menetap di Kota Agats sejak tahun 2004, bahkan sejak Kabupaten Asmat mulai berkembang sebagai daerah otonom. Namun hingga kini, mereka masih belum memiliki rumah yang layak untuk ditempati.
"Kami sudah tinggal di Kota Agats sejak tahun 2004, tetapi sampai sekarang belum memiliki rumah yang layak. Kami mohon pemerintah memperhatikan kondisi kami," katanya.
Senada dengan itu, warga lainnya, Stanislaus Orakat, menilai anggaran Otonomi Khusus Papua yang cukup besar seharusnya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti perumahan.
"Kami melihat anggaran Otsus Papua cukup besar, namun perhatian terhadap masyarakat yang benar-benar membutuhkan masih dirasakan kurang. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Asmat dapat melakukan evaluasi agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak," ujarnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Asmat dapat melakukan pendataan ulang terhadap masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni serta memastikan program bantuan perumahan dilaksanakan secara merata, transparan, dan tepat sasaran sehingga dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.
.png)
.png)
