Bojonegoro, ungkapfakta.info –
Masyarakat Dusun Sampang, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, menggelar tradisi Sedekah Bumi sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah sekaligus upaya melestarikan budaya dan adat istiadat Jawa yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Tradisi Sedekah Bumi menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga warisan budaya agar tidak punah tergerus perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Buntalan, Sujoko, yang juga merupakan tokoh sesepuh desa, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan sumber mata air (sendang) yang menjadi sumber kehidupan warga.“Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian sendang dan lingkungan sekitar agar sumber mata air tetap terjaga. Air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi masyarakat,” ujar Sujoko.
Pemerintah Desa Buntalan beserta staf dan karyawan desa turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara tersebut. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen pemerintah desa dalam menjaga tradisi budaya sekaligus melestarikan lingkungan.
Dusun Sampang dikenal memiliki sumber mata air alami yang jernih dan asri. Keberadaan sumber air tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya untuk kebutuhan irigasi persawahan dan sebagai pusat penampungan air bagi warga di wilayah Dusun Sampang dan sekitarnya.
Masyarakat berharap tradisi Sedekah Bumi dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai upaya menjaga kelestarian budaya dan lingkungan untuk generasi mendatang.
(Hendro/ungkapfakta.info)
.png)
.png)
