• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Konsumen Rajeg Net Mengaku Dirugikan, Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

    Ungkapfakta.info
    Selasa, 14 Juli 2026, Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T15:31:46Z
    masukkan script iklan disini



    Ungkapfakta.info | Tangerang, Seorang pelanggan layanan internet Rajeg Net mengaku kecewa dan merasa dirugikan setelah layanan internet miliknya dinonaktifkan, meskipun pembayaran tagihan telah dilakukan sesuai ketentuan.


    Konsumen tersebut mengaku telah melakukan pembayaran melalui transfer bank pada 10 Juli 2026. Bukti transfer juga disebut telah dikirimkan kepada pihak layanan pelanggan (Customer Service/CS) pada hari yang sama. Namun, hingga beberapa waktu kemudian layanan internet tetap tidak aktif.


    Nean Irawan, selaku pelanggan Rajeg Net sekaligus Ketua Media Center Rajeg, mengatakan dirinya merasa kecewa atas pelayanan yang diberikan.


    "Saya sudah membayar pada tanggal 10 Juli 2026. Kenapa WiFi malah dimatikan, padahal bukti transfer sudah saya kirimkan ke customer service pada hari itu juga. Namun, nomor WhatsApp CS hanya centang satu dan tidak dapat dihubungi," ujar Nean.


    Nean menjelaskan, pada Senin, 13 Juli 2026 sore , dirinya mendatangi kantor Rajeg Net untuk meminta penjelasan secara langsung. Menurut keterangan petugas customer service yang ditemuinya, nomor WhatsApp CS sedang terblokir sehingga pelanggan yang telah melakukan pembayaran melalui transfer diminta datang langsung ke kantor untuk menunjukkan bukti pembayaran agar dapat diproses.


    Menurut Nean, alasan tersebut menunjukkan pelayanan yang kurang profesional.


    > "Setelah saya menunjukkan bukti transfer, sekitar satu jam kemudian internet baru aktif. Namun hanya bertahan sekitar tiga jam, setelah itu kembali tidak bisa digunakan. Saya kemudian diberi tahu bahwa harus membayar tambahan sebesar Rp10.000 untuk penambahan Mbps, padahal sebelumnya tidak pernah ada pemberitahuan kepada konsumen mengenai biaya tambahan tersebut," katanya.


    Nean mengaku merasa dirugikan sebagai konsumen dan menyatakan sedang mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum guna memperoleh kejelasan atas permasalahan yang dialaminya.


    Sementara itu, seorang petugas Customer Service Rajeg Net yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyampaikan bahwa pelanggan diwajibkan membayar biaya tambahan sebesar **Rp10.000** sebagai biaya penyesuaian atau penambahan kapasitas Mbps.


    Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari manajemen Rajeg Net terkait keluhan pelanggan tersebut maupun kebijakan penambahan biaya yang dipersoalkan.


    Red*

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e