• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Pemkot Palembang Pastikan PKL Stadion Kamboja Belum Digusur , Ratu Dewa Siapkan Lokasi Relokasi Secepatnya

    Kamis, 02 Juli 2026, Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-01T17:19:11Z
    masukkan script iklan disini



     


    Ungkapfakta.Info, Palembang--Pemerintah Kota Palembang memastikan para pedagang kaki lima (PKL), Pemilik Kios dan warung di kawasan Stadion Kamboja masih di perbolehkan berjualan sembari menunggu dimulainya pembangunan Jogging Track di Lokasi tersebut.

    Kepastian itu disampaikan Walikota Palembang. Ratu Dewa, usai menggelar audiensi  bersama 27 Perwakilan PKL, Pemilik Kios dan Warung di Rumah Dinas Walikota Palembang Pada Rabu( 1/07/2026).

    Ratu Dewa mengatakan, pembangunan Jogging Track tetap menjadi prioritas Pemerintah sebagai Upaya menghadirkan ruang publik yang sehat dan nyaman bagi Masyrakat kota Palembang .

    Meski demikian,  Pemkot Berkomitmen tidak.mengabaikan nasib para pedagang yang selama ini menggantungkan nasib pencarian nafkah di kawasan tersebut.

    " Mereka tetap boleh berjualan sambil.menunggu solusi terbaik.dari Pemkot.  tidak akan ada mengusiran. Kami segera menggelar rapat bersama Sekda dan.para Asisten untuk menentukan lokasi relokasi yang tidak jauh dari tempat mereka berjualan sekarang, " komen Ratu Dewa.

    Menurut para pedagang mengakui telah menempati kawasan Satdion Kamboja selama lebih dari 20 tahun tanpa memiliki izin resmi. Saat ini terdapat ďua titik aktivitas usaha, yakni area Stadion Kamboja yang akan di bangun Jogging Track dan seberang Stadion, tepatnya di sekitar Tempat Pemakaman Umum( TPU) Kamboja.

    Khusus pedagang angkringan dan warung yang berada di kawasan sekitar TPU Kamboja , Pemkot Palembang tetap mengizinkan mereka beroperasi. Namun, aktivitas perdagangan nya tidak mengganggu arus lalu lintas serta pengguna jalan.

    " Silakan tetap berjualan, tapi jangan sampai menggunakan badan jalan. Kita harus menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memperhatikan àhak.masyarakat yang menggunakan jalan. Mereka juga memiliki keluarga yang harus dinafkahi dan turut menggerakkan perekonomian daerah" katanya.

    Selain menyiapkan solusi relokasi , Pemkot juga berencana melakukan penataan kawasan melalui dukungan program Cooperate Sicial Responsibility( CSR) dari Bank Sumsel Babel.

    Program tersebut difokuskan pada pembangunan dan penataan Tenant pedagang agar tetap tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. 

    " Kami sudah mengajukan dukungan CSR kepada bank Sumsel Babel untuk.membangun Tenant yang lebih representatif. Penataan nya harus lebih rapi , baik siang maupun malam. Tanpa mengurangi ruang parkir dan tidak menyebabkan penyempitan jalan" terangnya.

    Ratu Dewa menegaskan pembangunan Jogging Track tetap.akan dilaksanakan sesuai rencana. Namun Pemkot memastikan proses penataan kawasan dilakukan secara Humanis dengan mengedepankan dialog bersama para pedagang.

    Sementara itu, salah seorang pemilik Kios seberang Stadion Kamboja. Andi , mengaku sudah membuka kios di kawasan tersebut sejak lima tahun terahir.

    Ia menegaskan para pedagang tidak.memiliki niat menguasai lahan secara ilegal maupun menentang kebijakan pemerintah , tapi mereka berharap Pemkot memberikan Solusi yang layak apabila nantinya ďilakukan relokasi.

    " Kami tidak ingin melawan kuhum dan ingin menjadi warga negara yang baik. Kalau memang harus pindah. Tentu kami berharap diberikan tempat yang layak dan waktunya cukup untuk beradaptasi, yang kami inginkan hanya bisa tetap mencari Nafkah" ujarnya.

    Pemkot Palembang berharap penataan Kawasan Stadion Kamboja nantinya mampu menghadirkan fasilitas Olahraga yang representatif sekaligus tetap menjaga keberlangsungan usaha para pedagang melalui Relokasi yang manusiawi dab berkeadilan kedepannya.

    ( Andra)



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e