Sulawesi Tengah. Ungkapfakta
Pemerintah Kabupaten Buol. Provinsi Sulawesi Tengah. Terus mempercepat penanganan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 melalui penguatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., menerima kunjungan kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Provinsi, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., di Ruang Rapat Wakil Bupati Buol, Selasa (14/7/2026).
Kunjungan yang merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Tengah tersebut bertujuan meninjau langsung kondisi pascagempa, menyerahkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak, serta memperkuat koordinasi percepatan penanganan bencana di Kabupaten Buol.
Pada kesempatan tersebut, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah menyerahkan bantuan darurat berupa 30 selimut, 30 kasur, 15 tenda keluarga, dan 1 tenda pengungsi kepada Pemerintah Kabupaten Buol untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.
Wakil Bupati Buol menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendukung penanganan pascagempa di Kabupaten Buol. Menurutnya, sinergi antarpemerintah menjadi faktor penting agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
"Pemerintah Kabupaten Buol berkomitmen memastikan seluruh masyarakat terdampak memperoleh haknya. Karena itu, pendataan harus dilakukan secara akurat dan objektif agar tidak ada warga yang terlewat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi," ujar Wakil Bupati.
Dalam pertemuan tersebut juga disepakati percepatan pendataan dan verifikasi kerusakan rumah warga yang meliputi kategori rusak ringan, sedang, hingga berat sebagai dasar pengusulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemerintah. BPBD Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Buol selama proses pemulihan, termasuk memfasilitasi penyediaan tenda darurat dan hunian sementara bagi warga terdampak.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni, S.Pi., menjelaskan bahwa tim gabungan bersama instansi terkait terus melakukan asesmen dan verifikasi kerusakan di lapangan guna memastikan seluruh warga terdampak terdata secara menyeluruh dan memperoleh penanganan sesuai ketentuan.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Buol dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, diharapkan proses penanganan darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi pascagempa dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan memberikan kepastian bagi masyarakat untuk segera kembali menjalankan aktivitas secara aman dan normal.
(Diskominfo)
.png)

.png)
