• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Wakil Ketua MRP Papua Selatan Serap Aspirasi Masyarakat Asmat, Bahas Kamtibmas hingga Hak Tanah Adat

    Rabu, 08 Juli 2026, Juli 08, 2026 WIB Last Updated 2026-07-08T16:30:05Z
    masukkan script iklan disini





    Asmat, ungkapfakta.info

     Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Selatan (MRP PPS), Antonehta Metemko, bersama Forum Pemuda Peduli Asmat (FPPA) menggelar kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat di Oke Cafe, Jalan Dolog, Agats, pada Rabu (8/7/2026).

    Kegiatan tersebut membahas berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), kenyamanan lingkungan, hingga penerapan aspirasi yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat adat atas tanah Papua.

    Ketua Forum Pemuda Peduli Asmat, Stanislaus Orakat, menyampaikan sejumlah usulan dan pandangan kepada Wakil Ketua MRP PPS. Ia berharap MRP, DPRK jalur afirmasi, serta Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Asmat dapat memperkuat implementasi Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang mengatur peredaran minuman keras (miras), penyalahgunaan lem Aibon, praktik prostitusi, serta penataan tempat hiburan dan kafe.
    Menurut Stanislaus, berbagai persoalan tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya akibat peredaran minuman keras yang dinilai menjadi salah satu pemicu gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Asmat.

    Ia juga mendorong agar penegakan hukum adat lebih dioptimalkan dengan melibatkan seluruh lembaga adat, sehingga masyarakat dapat mematuhi aturan adat yang berlaku sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial.

    Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua MRP PPS menyatakan seluruh masukan masyarakat akan ditampung dan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang dimiliki. Dalam kesempatan itu, MRP PPS juga menyoroti sejumlah isu strategis yang berkembang di Kabupaten Asmat.
    Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain pengelolaan sumber daya alam di wilayah pesisir Asmat, pelaksanaan program ketahanan pangan pemerintah maupun swasta yang harus melibatkan Orang Asli Papua (OAP), penertiban aktivitas perbajakan yang dinilai belum memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pentingnya mengutamakan keterlibatan masyarakat OAP dalam seluruh program pembangunan di Kabupaten Asmat.
    Melalui kegiatan penyerapan aspirasi ini, diharapkan berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat adat serta mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan sejahtera di Kabupaten Asmat.

    (Stanislaus)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e