• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Ambulans Gratis Hancur Berkarat, Aset Berharga Terlantar. Di Mana Tanggung Jawab Pemda Tulang Bawang..

    Rabu, 19 Agustus 2026, Agustus 19, 2026 WIB Last Updated 2026-08-19T06:51:35Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info


     

    TULANG BAWANG, LAMPUNG – Pemandangan memilukan terlihat di salah satu pelindungan kendaraan dinas di wilayah Tulang Bawang Provinsi Lampung. Sebuah unit ambulans bertuliskan “AMBULANS GRATIS – Bergerak Melayani Warga” kini hanya tinggal cangkang berkarat. Cat mengelupas habis, rangka berlubang dimakan usia, ban kempes tak berdaya, dan yang paling menyedihkan, kendaraan yang seharusnya menjadi penolong nyawa warga ini kini diam terlantar tanpa ada yang menyentuhnya.

     

    Kondisi ini bukan kasus tunggal. Di sejumlah kantor pemerintahan desa, Puskesmas, hingga dinas terkait di Kabupaten Tulang Bawang, banyak mobil dinas, kendaraan operasional, dan fasilitas pelayanan lain bernilai ratusan juta rupiah, nasibnya sama persis, terbengkalai, tak terurus, dan dibiarkan rusak tanpa kejelasan.

     

    Warga Bersuara Keras. Masyarakat setempat yang menyaksikan kondisi ini tak bisa lagi diam. “Kami bertanya dengan lantang, jika memang ada anggaran perawatan dan perbaikan, ke mana uang itu habis? Mengapa aset yang seharusnya dijaga seperti mata kepala justru dibiarkan hancur perlahan?” ujar salah satu warga dengan nada kesal.

     

    Warga lain menambahkan, “Kalau memang tidak ada dana untuk memperbaiki, mengapa tidak segera dipindahkan ke gudang aset negara sesuai aturan? Mengapa harus dibiarkan tergeletak di tempat terbuka, semakin rusak sampai nilainya hilang sama sekali?”

     

    “Bahkan jika sudah dinyatakan tidak layak pakai, mengapa tidak segera dilelang atau dimusnahkan sesuai prosedur? Membiarkan berkarat begini sama saja membiarkan uang rakyat terbuang percuma tanpa sisa!” tegasnya.

     

    Ini Bukan Sekadar Besi Rongsokan

    Ambulans dan mobil dinas dibeli menggunakan uang pajak rakyat. Tujuannya satu, melayani masyarakat, menyelamatkan nyawa, mempercepat pelayanan. Tapi saat kendaraan ini rusak dan dibiarkan begitu saja, berarti pelayanan kepada warga pun yang dikorbankan. Sementara nyawa warga yang butuh pertolongan di jalan menunggu bantuan yang tak kunjung datang.

     

    Warga menuntut jawaban tegas, Sampai kapan kekacauan pengelolaan aset ini dibiarkan? Apakah nilai uang rakyat sekecil ini, sehingga bisa dibuang begitu saja tanpa tanggung jawab?

     

    Tuntutan warga jelas, perbaiki segera jika masih bisa digunakan, atau selesaikan sesuai prosedur jika sudah rusak. Jangan biarkan aset rakyat menjadi bukti kelalaian yang memalukan.

     


    Pewarta: Yantoni 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e