• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dikonfirmasi Soal Dugaan Penyelewengan Kakam Suminto Bandar Aji Jaya Malah Mengeluh. Rumah Sudah Ludes Dijual Sekarang Rokok Pun Dikasih Orang...

    Rabu, 19 Agustus 2026, Agustus 19, 2026 WIB Last Updated 2026-08-19T14:50:55Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info



     

    TULANG BAWANG, LAMPUNG – Saat dimintai keterangan terkait dugaan penyelewengan dan pengelolaan Dana Desa yang memicu kecurigaan di Kampung Bandar Aji Jaya, Kecamatan Gedung Aji, Kepala Kampung (Kakam) Suminto justru menghindar dari pertanyaan pokok. Ia tak memberikan klarifikasi yang memadai, malah melontarkan keluhan yang makin menimbulkan tanda tanya besar.

     

    Dengan nada pasrah, Suminto menjawab:

    “Semua sudah dijual. Rumah saja sudah ludes terjual. Sekarang rokok pun saya dapat dari pemberian orang lain, tak ada lagi yang tersisa buat saya.”

     

    Pernyataan ini sama sekali tak menjawab pertanyaan warga soal ke mana aliran anggaran desa, bukti pembangunan yang minim, serta dugaan persiapan dana bungkam. Alih-alih mempertanggungjawabkan amanah, ia justru bercerita soal kemiskinan yang dialaminya sendiri.

     

    Masyarakat pun menduga kuat, harta bendanya yang dikatakan habis terjual itu kemungkinan besar terkait dengan masalah yang menimpa PKBM Raden Intan, yang notabene dikelola langsung oleh istrinya sendiri, Yani. Belum lama ini lembaga itu pun disorot tajam karena tumpang tindih kepengurusan dan dugaan penyalahgunaan dana.

     

    Pertanyaan yang Tak Terjawab:

    Jika benar rumah dan harta pribadi sudah habis terjual, apakah ini akibat masalah yang membelit pengelolaan PKBM Raden Intan di bawah asuhan istrinya? Apakah ada denda, tuntutan, atau urusan hukum yang harus diselesaikan hingga harus mengorbankan tempat tinggal sendiri? Dan mengapa di saat yang sama warga tak melihat hasil nyata dari dana desa yang mencapai ratusan juta rupiah?

     

    Cerita sedih bukan alasan untuk menutup tanggung jawab. Jabatan Kakam adalah amanah rakyat, bukan tempat mengadu saat dimintai pertanggungjawaban. Warga Bandar Aji Jaya tetap menuntut kejelasan fakta, bukan sekadar keluhan yang makin memperkuat dugaan ada yang disembunyikan.



    Pewarta: Yantoni 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e