• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    BREAKING NEWS
    Memuat berita terbaru Ungkap Fakta...
    Skor, hasil dan jadwal sepak bola
    Menghubungkan ke data pertandingan...
    Sumber data: API-Football

    Iklan

    Hadir di Sekolah Belum Tentu Hadir di Kelas, SMKN 12 Garut Menutup Celah Itu Secara Digital

    Senin, 19 Oktober 2026, Oktober 19, 2026 WIB Last Updated 2026-10-19T03:52:53Z
    masukkan script iklan disini



     

    Keterangan foto : "Seorang guru SMKN 12 Garut melakukan pencatatan kehadiran digital melalui ponsel sebelum memulai pembelajaran di kelas, Senin (19/10/2026).


    UngkapFakta | Garut, 19 Oktober 2026 — SMKN 12 Garut resmi memberlakukan sistem kehadiran guru di kelas secara digital sebagai tindak lanjut dari JSA BKD Provinsi Jawa Barat. Melalui sistem ini, setiap guru wajib melakukan pencatatan kehadiran (check-in) secara elektronik pada setiap sesi mengajar, sehingga kehadiran dan ketepatan waktu guru di kelas dapat terpantau secara real-time oleh pimpinan sekolah.


    Kebijakan tersebut mulai diterapkan sejak awal Oktober 2026 dengan memanfaatkan aplikasi manajemen sekolah yang telah berjalan di SMKN 12 Garut. Penerapan kehadiran guru di kelas secara digital ini merupakan inovasi SMKN 12 Garut dalam mewujudkan pengelolaan sekolah yang transparan, akuntabel, dan berbasis data. Meski demikian, para guru tetap melaksanakan absensi melalui JSA BKD Provinsi Jawa Barat untuk kedatangan (masuk) dan kepulangan (pulang) seperti yang telah berjalan selama ini. Absensi JSA tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pencatatan kehadiran guru di kelas secara digital, sehingga kehadiran guru tidak hanya tercatat saat tiba di sekolah dan saat pulang, tetapi juga terverifikasi pada setiap sesi pembelajaran di kelas. Data kehadiran guru terekam otomatis dan terangkum dalam laporan harian yang dievaluasi setiap hari oleh kepala sekolah beserta jajaran wakil kepala sekolah.


    Saat dikonfirmasi wartawan UngkaFakta melalui sambungan telepon seluler pada Senin (19/10/2026), Kepala SMKN 12 Garut, Heryatno, S.Pd., MM., M.Si., MCE, membenarkan penerapan kehadiran guru di kelas secara digital tersebut. Menurutnya, kebijakan itu merupakan inovasi SMKN 12 Garut sebagai tindak lanjut dari absensi JSA BKD Provinsi Jawa Barat. "Absensi JSA membuktikan guru hadir di sekolah, sedangkan inovasi kami memastikan guru benar-benar hadir dan mengajar di kelas. Keduanya berjalan beriringan," kata Heryatno. 


    Ia menegaskan, langkah ini ditempuh untuk menjamin hak belajar peserta didik terpenuhi pada setiap jam pelajaran serta menekan terjadinya kelas kosong. "Guru adalah teladan kedisiplinan bagi peserta didik. Dengan sistem digital ini, kehadiran guru di kelas tercatat transparan dan akuntabel," tambahnya.


    Berdasarkan data pemantauan sistem, dalam sepekan pelaksanaan KBM tanggal 12–16 Oktober 2026 tercatat sebanyak 754 jadwal pelajaran terpantau secara digital. Hasil pemantauan tersebut menjadi bahan evaluasi rutin sekolah untuk menekan jumlah jadwal pelajaran yang terlewat serta meningkatkan ketepatan waktu guru memulai pembelajaran.


    Selain kehadiran guru, SMKN 12 Garut juga telah menerapkan pemantauan kehadiran peserta didik secara digital yang dilaporkan setiap hari. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam transformasi digital pengelolaan pendidikan serta peningkatan mutu layanan pembelajaran bagi 1.592 peserta didik dari tujuh program keahlian.


    Ke depan, pihak sekolah berharap penerapan kehadiran digital ini dapat menumbuhkan budaya disiplin dan profesionalisme guru, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di SMKN 12 Garut secara berkelanjutan.


    UngkapFakta | Garut - Menyuarakan Kebenaran, Mengawal Kebijakan Pendidikan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e