![]() |
| ungkapfakta.info |
TULANG BAWANG — Saat berita soal pengelolaan Dana Kampung Cempaka Jaya 2024 yang penuh kejanggalan sudah terungkap dan meminta pertanggungjawaban serius, sikap Kepala Kampung Sanuri justru sangat mengejutkan dan menyakitkan akal sehat. Ditegur dan diminta klarifikasi, ia tidak tampak cemas, tidak berusaha menjelaskan bukti, melainkan menjawab dengan nada yang sangat santai, seolah tidak terjadi apa-apa.
Rekaman pesan dan suara yang beredar jelas membuktikannya.Red
"Santai saja... kalau kita tidak merasa," ujar Sanuri singkat, tanpa kedalaman, tanpa rasa tanggung jawab.
Ini bukan jawab pemimpin yang sadar akan amanah. Ini sikap pengabaian yang nyata. Di saat rakyat bertanya, data berbicara aneh, dan lembaga pengawas berhak menelusuri, Sanuri memilih meremehkan segalanya dengan kalimat ringan.
Tidak ada rincian tambahan. Tidak ada penyanggahan yang terukur. Hanya kalimat penenang diri sendiri seolah miliaran rupiah dan keresahan warga hanyalah angin lalu yang tak perlu diperdebatkan.
Sikap ini justru memperkuat kecurigaan: apakah karena merasa kebal, atau memang sudah terbiasa menganggap urusan uang rakyat perkara yang bisa dilewati begitu saja dengan jawaban ringan?
Masyarakat dan pengawas BPMPK, Inspektorat, serta seluruh APH patut mencatat, Sanuri tidak menepis fakta, hanya berusaha menyuruh semua orang tenang, padahal berkas dan jalan cerita masih penuh tanda tanya besar.
Kalimat "santai saja" tidak akan pernah cukup untuk menjawab ketidaksesuaian administrasi, pengulangan laporan, dan dana ratusan juta yang tidak jelas rincinya.
Pewarta: Yantoni
.png)

.png)

