• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Aprilya Chantycha, Siswi Berprestasi Alumni SMAN 1 Menggala, Memulai Perkuliahan Pertama di UIN Raden Intan Lampung Secara Daring Akibat Debu Vulkanik Letusan Anak Krakatau

    Selasa, 08 September 2026, September 08, 2026 WIB Last Updated 2026-09-07T19:55:03Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info


     

    BANDAR LAMPUNG — Hari yang seharusnya menjadi momen bersejarah langkah pertama memasuki gerbang perkuliahan secara langsung, bertemu teman baru, merasakan suasana kampus secara nyata berjalan berbeda dari yang dibayangkan Aprilya Chantycha, putri kesayangan Yantoni. 


    Siswi berprestasi asal SMAN 1 Menggala ini seharusnya melangkahkan kakinya untuk pertama kalinya ke UIN Raden Intan Lampung, namun peristiwa letusan Gunung Anak Krakatau yang menyelimuti wilayah Provinsi Lampung dengan debu vulkanik mengubah rencana itu.

     

    Sebagaimana disampaikan oleh Manda dan April kawan seperjuangan Aprilya yang menjadi narasumber dalam rilisan ini, mereka semua sudah bersiap sejak lama untuk hari istimewa ini berangkat bersama, mengenakan pakaian rapi, berharap bisa melangkahkan kaki secara langsung ke halaman kampus. 


    “Kami sudah berharap sekali bisa sampai di sana hari ini, duduk bersama di kelas, melihat gedung itu dengan mata sendiri,” ujar mereka berdua. Red 


    “Namun kabar mengenai kondisi udara yang masih dipenuhi debu vulkanik serta himbauan resmi dari pihak kampus dan instansi terkait membuat rencana kami berubah. Tak hanya Aprilya, kami pun harus memulai perkuliahan pertama ini dari rumah masing‑masing melalui gawai. Meski tak bisa bertatap muka secara langsung, semangat kami tetap satu tak ada debu yang sanggup meredupkan tekad kami untuk belajar.”

     

    Mereka juga menceritakan perasaan Aprilya saat mengetahui hal tersebut, “Aprilya menyampaikan kepada kami, meski kecewa tak bisa hadir secara langsung, ia takkan membiarkan hal itu menghalangi cita‑citanya. ‘Ini hanyalah satu ujian kecil di awal perjalanan dan aku takkan membiarkan hal apa pun menghalangi apa yang kuperjuangkan,’ begitu katanya kepada kami.”

     

    Pihak kampus UIN Raden Intan Lampung mengambil langkah bijak dan bertanggung jawab demi keselamatan seluruh sivitas akademika menunda perkuliahan tatap muka dan beralih sementara ke sistem pembelajaran daring sampai kondisi udara membaik serta aman untuk beraktivitas di luar ruangan. 


    Langkah ini diambil sebagai bentuk kewaspadaan menyeluruh, mengingat dampak debu vulkanik yang masih terasa di berbagai wilayah Lampung pasca letusan Anak Krakatau.

     

    Bagi Aprilya Chantycha putri kesayangan Yantoni, yang tumbuh besar di Kabupaten Tulang Bawang, lulus berprestasi dari SMAN 1 Menggala dan kini melangkah ke jenjang yang lebih tinggi hal ini menjadi pelajaran pertama yang berharga, bahwa perjalanan menuju cita‑cita tak selalu mulus dan berjalan sesuai rencana. 


    Bahwa ada kalanya kita harus beradaptasi, bersabar, dan tetap berjuang walau keadaan tak mendukung sepenuhnya. Bahwa disiplin, ketekunan, dan tekad yang kuat adalah bekal yang jauh lebih berharga daripada sekadar kehadiran fisik di suatu tempat.

     

    Dari rumah, di bawah doa restu dan harapan yang selalu menyertai setiap langkahnya doa seorang bapak yang tak pernah lelah berjuang demi masa depan anaknya Aprilya tetap memulai hari pertamanya sebagai mahasiswi. 


    Ia tetap melangkah, tetap belajar, dan tetap berusaha sebaik mungkin, karena ia paham, hambatan hanyalah ujian sementara, sedangkan cita‑cita yang diperjuangkan dengan sungguh‑sungguh akan abadi dan tercapai pada waktunya yang tepat.

     

    Manda dan April pun menuturkan harapan mereka bersama, “Kami berdoa semoga debu segera hilang, udara kembali bersih, dan kami semua bisa segera bertemu di kampus, berjalan bersama menuju kelas, dan menimba ilmu secara langsung. Sampai saat itu tiba kami tetap berjuang, tetap belajar, dan tetap saling menguatkan, tak peduli dari mana kami melakukannya.”

     

    Semoga harapan itu segera terwujud langkahnya segera sampai ke kampus, dan perjuangan ini menjadi awal dari kesuksesan besar yang kelak akan ia raih. Semangat terus, Aprilya Chantycha perjalananmu baru saja dimulai, dan tak ada hal apa pun yang sanggup menghentikan langkahmu menuju masa depan yang cerah.


     

    Pewarta: Yantoni


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e