MAROS — Ungkap Fakta (16/9/2026) Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat menjadi kendala di wilayah Kabupaten Maros, tidak menghambat secara signifikan aktivitas belajar mengajar di UPTD SMP Negeri 6 Moncongloe. walaupun sempat daring selama 2 hari yng mana sistem kegiatan belajar mengajar yang dilakukan tanpa tatap muka secara langsung, melainkan memanfaatkan jaringan internet dan perangkat digital.
di samping itu Sebagian besar peserta didik tinggal di sekitar lingkungan sekolah, sehingga kegiatan pembelajaran tetap berjalan sesuai jadwal. Kepala UPTD SMPN 6 Moncongloe, Hasnawi, S,Pd. menyampaikan bahwa dampak kendala BBM di Sulsel lebih banyak dirasakan oleh tenaga pendidik yang berdomisili di luar wilayah Moncongloe. Meski demikian, pihak sekolah telah mengantisipasi dengan menyiapkan penyesuaian metode pembelajaran sesuai kebijakan pemerintah.
"Kalau persoalan BBM kemarin, sebenarnya sekolah kami tidak terlalu terdampak karena sebagian besar siswa berada di sekitar sini. Mungkin yang terdampak lebih banyak guru-guru karena banyak yang berasal dari luar. Pembelajaran tetap berjalan sesuai jadwal. Guru-guru mengajar sesuai jadwal dan kami memastikan tidak ada materi pembelajaran yang tertinggal," ujar Hasnawi.
Selain kelancaran akademik, pihak sekolah sangat menekankan penciptaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Aturan internal sekolah secara tegas melarang segala bentuk perundungan maupun penyalahgunaan narkoba. Hingga saat ini, belum ditemukan kasus yang melanggar aturan tersebut.
"Di setiap kesempatan saya selalu menekankan bahwa sekolah ini adalah sekolah untuk anak-anak. Tidak boleh ada bullying, baik antarsiswa maupun dari guru kepada siswa. Kami sangat tegas dalam hal membangun kenyamanan belajar anak," tegasnya.
Terkait penggunaan telepon seluler, siswa diperbolehkan membawa perangkat tersebut hanya atas arahan guru untuk keperluan pembelajaran, dan akan disimpan selama tidak digunakan.
Dukungan sarana dan prasarana terus ditingkatkan. Sekolah kini telah memiliki tiga unit layar lebar untuk menunjang pembelajaran di kelas, meskipun beberapa ruangan masih membutuhkan perbaikan.
Prestasi siswa juga terus berkembang. Salah satu capaian membanggakan adalah keberhasilan siswa meraih juara dalam lomba coding tingkat provinsi.
"Alhamdulillah untuk sarana pembelajaran sudah cukup membantu. Prestasi siswa di sini cukup banyak. Salah satunya pernah meraih juara pada lomba coding tingkat provinsi," ungkap Hasnawi.
Saat ini UPTD SMPN 6 Moncongloe menaungi lebih dari 400 siswa, didukung 26 guru dan 9 tenaga kependidikan. Hasnawi berharap dukungan dari pemerintah dan masyarakat terus terjalin agar sekolah semakin maju dan menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk belajar, berkembang, dan berprestasi.
Pungkasnya pada awak media
Jurnalist'"(Kul indah)
.png)
.png)

