Bojonegoro... ||Kapas. Proyek peninggian jalan rabat beton di Desa Sambiroto Kecamatan Kapas. Kabupaten Bojonegoro pecah dan besi nongol
Kondisinya hancur lebur padahal baru dikerjakan beberapa hari.
Bukti foto baru yang diterima Redaksi pada hari sabtu 18/10/2026 pukul 13.05 wib. menunjukkan cor rabat beton jalan sudah pecah. retak memanjang dan hancur menjadi kerikil. bahkan besi tulangan yang seharusnya didalam cor terlihat nongol keluar dari dari beton yang pecah.
Kondisi ini menunjukkan kualitas pengecoran yang sangat buruk dan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Warga Desa Sambiroto Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro menduga ada beberapa pelanggaran fatal dalam proyek peninggian jalan tersebut.
1.Beton Mutu Rendah.
Cor beton yang yang digunakan diduga telah menggunakan mutu rendah adukan yang tidak merata. buktinya baru beberapa hari sudah retak dan hancur kayak kerikil.dengan sendirinya.
2.Besi Tidak Sesuai Standar
Besi tulangan yang nongol keluar menunjukkan proses pengecoran tidak menggunakan tahu beton(concrete spacer). sehingga besi tidak tertutup adukan tidak sempurna dan mudah berkarat.
3.Tanpa Pemadatan Lahan.
Peninggian jalan dilakukan tanpa pemadatan yang maksimal. sehingga saat dicor tanah dasar ambles dan membuat beton ikut pecah dan patah.
4.Tanpa Ada Papan Nama Proyek
Sama seperti proyek u-dicth sebelumnya di Desa yang sama. Proyek peninggian jalan rabat beton ini juga tanpa adanya dipasang plang papan nama proyek. warga tidak tahu berapa anggaran. volume dan sumber dananya.
Baru saja dikerjakan beberapa hari sudah hancur besi keliatan keluar semua. terus kalau gini bagaimana mau awet. belum dilewati mobil saja sudah hancur. padahl ini jalan utama warga. keluh warga sambiroto.
Warga memintak pemerintah Desa Sambiroto Kecamatan Kapas dan dinas PU BINA MARGA Bojonegoro dan inspektorat untuk segera turun ke lokasi di Desa Sambiroto Kecamatan Kapas.
Warga mendesak agar rabat beton yang sudah hancur tersebut agar dibongkar dan di cor lagi. dengan mutu beton yang sesuai SNI K 250 dan pemadatan yang benar.
Hingga berita ini di terbitkan dari dinas terkait belum memberikan tanggapan.
(Reporte)
.png)


.png)