SERANG, Ungkapfakta.info – Pemerintah Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, menggelar rapat koordinasi persiapan peringatan Hari Santri Nasional ke-11 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Kopo ke-118. Rapat berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kopo, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Rapat bertujuan mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan rangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Oktober 2026.
Rapat dihadiri Camat Kopo, Sekretaris Kecamatan (Sekmat), bendahara dan jajaran staf kecamatan, ketua panitia pelaksana, Kapolsek Kopo, para kepala desa se-Kecamatan Kopo, perwakilan Koramil, Kepala Puskesmas Kopo, perwakilan kepala sekolah, Kiai Uwandi, S.Pd.I., M.M., selaku Ketua MWC Kecamatan Kopo, serta Ketua KOSTI Provinsi Banten.
Rapat dipimpin langsung oleh Camat Kopo bersama Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Kopo.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari kesiapan panitia, teknis pelaksanaan perlombaan, jumlah peserta, hingga kebutuhan anggaran untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Selain membahas persiapan acara, rapat juga diisi dengan penggalangan dana dari para peserta yang hadir, khususnya para kepala desa se-Kecamatan Kopo.
Sejumlah peserta turut memberikan dukungan berupa sumbangan dana, di antaranya Kapolsek Kopo, Kepala Puskesmas Kopo, serta beberapa unsur lainnya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu menyukseskan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional dan HUT Kecamatan Kopo.
Ketua Panitia Pelaksana, Kiai Ahmad Tauri, S.Pd.I., menjelaskan bahwa peringatan tahun ini direncanakan melibatkan sekitar 3.000 peserta dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Kopo.
"Insyaallah, kegiatan ini akan diikuti sekitar 3.000 peserta dari 155 pondok pesantren, 42 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), serta perwakilan pelajar dari jenjang SD/MI sebanyak 70 siswa, SMP/MTs sebanyak 18 siswa, dan SMA/MA sebanyak 14 siswa," jelas Kiai Ahmad Tauri.
Menurutnya, panitia telah mempersiapkan berbagai perlombaan untuk memeriahkan kegiatan tersebut.
Rangkaian perlombaan meliputi lomba marhaban dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang direncanakan berlangsung pada Sabtu (24/10/2026), dengan melibatkan perwakilan dari masing-masing desa.
Selanjutnya, pada Minggu (25/10/2026), dijadwalkan perlombaan kasidah dan hadroh, serta kegiatan karnaval dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional.
Kiai Ahmad Tauri berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara ulama, pemerintah, lembaga pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat.
"Mudah-mudahan dengan adanya peringatan Hari Santri dan Hari Jadi Kecamatan Kopo ini dapat menyatukan serta memperkuat sinergi antara ulama dan umara, seluruh masyarakat, instansi pemerintah, serta lembaga pendidikan," ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Camat Kopo yang menghadirkan peringatan hari jadi kecamatan sebagai salah satu agenda kebersamaan masyarakat.
"Ini menjadi momentum perdana sekaligus terobosan dari Bapak Camat Kopo dalam menyelenggarakan kegiatan yang selama ini jarang dilaksanakan, yaitu memperingati Hari Jadi Kecamatan Kopo," tambahnya.
Sementara itu, Camat Kopo, Imanudin Mufti, S.Pd.I., M.M., menjelaskan bahwa rangkaian peringatan Hari Santri Nasional dan HUT Kecamatan Kopo ke-118 direncanakan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 24–26 Oktober 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta dan masyarakat dari wilayah Kecamatan Kopo maupun daerah sekitarnya.
Selain itu, Bupati Serang dan unsur Kementerian Desa (Kemendes) juga direncanakan hadir untuk memeriahkan kegiatan tersebut.
Camat Kopo berharap peringatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan wilayah dan mempererat kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat.
"Semoga perhelatan ini membawa Kecamatan Kopo menjadi lebih maju dan terus bersinergi dengan berbagai pihak. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan," ujar Imanudin Mufti.
Ia menilai bahwa kebersamaan dan partisipasi berbagai unsur masyarakat merupakan modal penting dalam membangun Kecamatan Kopo ke arah yang lebih baik.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional dan HUT Kecamatan Kopo, pemerintah kecamatan berharap dapat menumbuhkan semangat persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, para santri, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, rangkaian peringatan yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan dapat berjalan lancar, aman, tertib, dan meriah.
Pemerintah Kecamatan Kopo juga berharap kegiatan positif tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi kecamatan lainnya di Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
(Kabiro Surya Serang)

.png)



.jpg)
.png)
