• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    BREAKING NEWS
    Memuat berita terbaru Ungkap Fakta...
    Skor, hasil dan jadwal sepak bola
    Menghubungkan ke data pertandingan...
    Sumber data: API-Football

    Iklan

    Ketua Umum OA PHIGMA Jalani Sidang Proposal Magister Hukum di UNIS Tangerang

    Kamis, 01 Oktober 2026, Oktober 01, 2026 WIB Last Updated 2026-10-01T00:54:13Z
    masukkan script iklan disini




     

    TANGERANG, ungkapfakta-info – Ketua Umum Organisasi Advokat Penasehat Hukum Independen Garda Utama [OA PHIGMA], Bayu Triwibowo, S.E., S.H., menjalani tahapan Sidang Seminar Proposal Tesis Program Magister Hukum Universitas Islam Syekh-Yusuf [UNIS] Tangerang.


    Sidang tersebut berlangsung pada Rabu (30/9/2026) di lingkungan kampus UNIS Tangerang. Agenda ini merupakan tahapan wajib dalam penyusunan tesis untuk menguji kelayakan rancangan penelitian mahasiswa.


    Dalam sidang tersebut, Bayu mempresentasikan konstruksi penelitiannya yang meliputi latar belakang masalah, rumusan masalah, kerangka teori, argumentasi hukum, hingga metodologi penelitian di hadapan dewan penguji dan pembimbing.


    Adapun dosen pembimbing dalam penelitiannya adalah Dr. Dippo Alam, S.H., M.H. sebagai Pembimbing I dan Dr. Joko Rianto, S.E., M.M. sebagai Pembimbing II. Sementara bertindak sebagai penguji proposal adalah Kaprodi Magister Hukum UNIS, Dr. Siti Humulhaer, S.H., M.H.


    Bayu menyatakan proses bimbingan dan pengujian proposal menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah.


    "Proses akademik di UNIS sangat profesional. Dosen tidak hanya memberikan materi, tetapi benar-benar menempa mahasiswa untuk berpikir kritis dan mampu mempertanggungjawabkan argumen secara akademik. Kritik dan koreksi itu bukan untuk dihindari, melainkan untuk membentuk kualitas," ujar Bayu usai sidang.


    Integrasi Akademik dan Organisasi


    Usai sidang, Bayu juga melakukan silaturahmi dengan sejumlah dosen. Salah satunya dengan Dr. Pandri Zulfikar, S.H., M.H., yang berdiskusi mengenai perkembangan dunia advokat dan peran mahasiswa hukum dalam organisasi profesi.


    Menurut Bayu, pendidikan pascasarjana dan aktivitas organisasi harus berjalan beriringan dengan tetap menjunjung integritas dan etika profesi.


    "Impian itu harus diwujudkan dengan tindakan nyata. Tidak cukup hanya menjadi keinginan. Harus ada proses, kerja keras, dan konsistensi. Gelar Magister Hukum bukan sekadar soal gelar, tetapi soal tanggung jawab akademik dan profesional untuk memberi kontribusi," katanya.


    Dr. Pandri Zulfikar menambahkan, setiap pertemuan akademik merupakan ruang untuk saling menginspirasi.


    "Setiap pertemuan membawa pelajaran dan setiap orang membawa inspirasi. Pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi bagaimana kita terus belajar dan menerima masukan," ujarnya.


    Bagi Bayu, penyelesaian sidang proposal ini menjadi salah satu langkah penting dalam menyelesaikan studi Magister Hukum di UNIS Tangerang.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e