Buol. Ungkap Fakta. Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Memberikan penghargaan kepada sejumlah nelayan yang berhasil menyelamatkan 15 warga negara asing (WNA) yang terombang-ambing di perairan Buol. Aksi kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi tinggi karena dinilai mencerminkan keberanian, kepedulian, dan solidaritas tanpa memandang perbedaan kewarganegaraan, bertempat di rumah Jufri Ja’far, Kompleks Tambatan Perahu Sungai Buol. 12/02/2026
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., kepada Moh. Rusman dan Sahril, dua nelayan yang menunjukkan aksi kemanusiaan dengan memberikan pertolongan kepada para korban di tengah laut.
Wakil Bupati Buol menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas tindakan heroik yang dilakukan kedua nelayan tersebut. Ia menjelaskan bahwa perahu yang ditemukan dalam kondisi terombang-ambing tersebut berisi 15 orang, terdiri dari laki-laki, perempuan, dan anak-anak, yang telah berhari-hari berada di laut sebelum akhirnya diselamatkan
"Aksi yang dilakukan Bapak Rusman dan Bapak Sahril merupakan contoh nyata nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Pemerintah daerah memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi, meskipun sesungguhnya pengorbanan yang dilakukan jauh lebih besar nilainya,” ujar Wakil Bupati.
Wabup juga menegaskan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas sosial harus terus dijaga, terutama dalam menghadapi situasi darurat atau musibah yang dapat terjadi kapan saja.
Penghargaan yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian sosial, khususnya dalam situasi darurat di wilayah perairan.
Bantuan yang diberikan kepada nelayan tersebut bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulteng. Pemerintah Kabupaten Buol menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Bank Sulteng atas dukungan dan partisipasinya dalam mendukung aksi kemanusiaan tersebut.
Secara terpisah, Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kedua nelayan tersebut. Menurutnya, tindakan menolong tanpa pamrih di tengah aktivitas mencari nafkah merupakan contoh teladan bagi masyarakat.
“Pak Rusman dan Pak Sahril adalah contoh baik bagi kemanusiaan. Mereka rela menghentikan aktivitas melaut demi menyelamatkan sesama manusia. Penghargaan dari pemerintah tentu tidak sebanding dengan pengorbanan heroik yang telah dilakukan. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani sikap kepedulian tersebut,” pesan Bupati.
Aksi heroik ini sekaligus menegaskan peran penting nelayan sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan di laut, serta menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Buol.
Rl
.png)

.png)
