• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Tubaba Tampilkan Bukti Nyata Pembangunan Berbasis Desa

    Senin, 06 Juli 2026, Juli 06, 2026 WIB Last Updated 2026-07-06T10:50:01Z
    masukkan script iklan disini




     Tubaba-pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, menerima kunjungan Tim Penilai Independen dan Tim Penilai Utama dalam rangka Verifikasi Faktual Penghargaan Kinerja Pembangunan Daerah (PKPD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Tahun 2026, Senin (6/7/2026).


    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., yang mendampingi tim verifikator meninjau sejumlah program unggulan berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat.


    Tim verifikator terdiri atas Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S., M. Bobby Rahman, S.T., M.Si. (Han)., Ph.D., H. Ardiansyah, S.H., bersama jajaran Tim Penilai Utama dari Bappeda Provinsi Lampung.


    Lokasi pertama yang dikunjungi adalah BUMTI Bumi Berkah Jaya di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan. Badan Usaha Milik Tiyuh tersebut dinilai sebagai salah satu contoh pengembangan ekonomi desa yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui usaha peternakan puyuh.


    Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan menjelaskan, BUMTI Bumi Berkah Jaya telah beroperasi selama tiga tahun dengan populasi sekitar 8.000 ekor puyuh. Setiap hari, usaha tersebut mampu memproduksi sekitar 70 hingga 80 kilogram telur puyuh, atau setara dengan 85–90 butir per kilogram.


    Selain memberikan pendapatan rata-rata sekitar Rp2 juta per bulan, usaha tersebut juga telah menjalin kerja sama dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendukung penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat.


    Meski menunjukkan perkembangan positif, pengelola mengakui masih membutuhkan dukungan peralatan, khususnya mesin pengupas telur, guna meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi.


    Usai meninjau BUMTI, tim melanjutkan verifikasi ke sentra kerajinan Tikew BUMTI Atu Gera. Kelompok yang beranggotakan 55 pengrajin itu memamerkan proses pembuatan kerajinan khas Tulang Bawang Barat sekaligus menyampaikan tantangan yang masih dihadapi, terutama dalam memperluas akses pemasaran.


    Saat ini, produk tikew tidak hanya dipasarkan secara langsung, tetapi juga telah menembus pasar digital melalui toko daring serta dipasarkan di Gerai Dekranasda Tulang Bawang Barat yang berada di Rest Area KM 215 Jalan Tol Trans Sumatera.


    Verifikasi faktual ini menjadi bagian penting dari penilaian tahap II PKPD Tahun 2026. Tim penilai memastikan kesesuaian antara dokumen yang diajukan pemerintah daerah dengan implementasi nyata di lapangan, termasuk dampak program terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.


    Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berharap proses verifikasi tersebut semakin memperkuat komitmen daerah dalam menghadirkan pembangunan yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mempertahankan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Provinsi Lampung.(San)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e