Banggai, Sulawesi Tengah – Video yang memperlihatkan para siswa SMP Negeri Satu Atap Batui 5, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, saat pulang sekolah dengan menyeberangi sungai menjadi viral di media sosial pada Rabu (22 Juli). Rekaman tersebut menuai perhatian luas dari masyarakat dan memicu berbagai komentar warganet yang prihatin terhadap keselamatan para pelajar.
Dalam video yang beredar, kondisi sungai tampak sedang mengalami banjir. Arus air terlihat sangat deras dan keruh, sehingga penyeberangan menjadi cukup berisiko bagi para siswa. Melihat kondisi tersebut, para guru berinisiatif memulangkan siswa lebih cepat karena khawatir debit air sungai terus meningkat dan membahayakan keselamatan mereka.
Menindaklanjuti video yang beredar, awak media mengonfirmasi salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya melalui pesan WhatsApp pada **Kamis (23 Juli)**. Dalam keterangannya, sumber tersebut menyampaikan bahwa hingga saat ini belum pernah ada bantuan pembangunan jembatan dari pihak terkait sebagai akses penyeberangan bagi para siswa.
"Sama sekali belum pernah ada bantuan bangunan jembatan dari pihak terkait untuk penyeberangan siswa-siswi," ungkapnya.
Saat ditanya apakah masih ada hal lain yang ingin disampaikan kepada pemerintah maupun pihak terkait, sumber tersebut dengan singkat menyampaikan harapannya.
"Ya itu cuma minta jembatan... demi masa depan anak-anak bangsa. Harapannya hanya jembatan."
Sumber tersebut juga sempat menyampaikan bahwa rumah dinas guru (kopel) sebenarnya memerlukan perbaikan. Namun, menurutnya kebutuhan yang paling mendesak saat ini bukanlah itu, melainkan pembangunan jembatan agar siswa dapat menyeberang dengan aman setiap hari tanpa harus mempertaruhkan keselamatan, terutama saat musim hujan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa masih terdapat sekolah di daerah yang memiliki keterbatasan akses infrastruktur. Keselamatan peserta didik seharusnya menjadi prioritas utama, sehingga pembangunan jembatan sebagai sarana penyeberangan diharapkan dapat segera direalisasikan oleh pemerintah dan instansi terkait.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut. Pembangunan jembatan bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan masa depan anak-anak bangsa yang setiap hari berjuang untuk memperoleh pendidikan..

.png)

.png)

