Tangerang - Kehadiran jembatan Merah putih di Kp Ilat tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI-Polri dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Kp Ilat RT 02/03 Desa Pangadegan Kecamatan Pasar Kemis sebelumnya mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Jembatan yang sebelum nya sudah ada dan roboh di terjang hujan itu menjadi akses penting bagi warga, khususnya masyarakat Kampung Kp Ilat Desa Pangadegan,
Pembangunan jembatan tersebut dikerjakan selama kurang lebih satu bulan. Kehadirannya diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, termasuk akses menuju Pondok Pesantren,serta mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian masyarakat.
Dalam peresmian yang berlangsung pada hari ini (Kamis, 13 Agustus 2026), dan di Resmikan oleh Kapolresta Tangerang turut hadir,Kapolresta Tanggerang Kombes pol Andi Muhamad indra Waspada Amirullah SH,SIK,MM,MSI,Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasid,Kajari Tangerang,Camat Pasar Kemis,Kapolsek Pasar Kemis,Danramil Pasar Kemis,Dandim Tiga Raksa,Kepala Desa Pangadegan ketua RW 03 Surdi belong,Tokoh masyarakat dan Para undangan.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Kamis tanggal 13 Agustus 2026, s jembatan Merah putih presisi diresmikan,
pembangunan berbagai infrastruktur tersebut merupakan bagian dari misi bakti dan pengabdian TNI-Polri kepada masyarakat.ujar Kapolres Tangerang
Lanjutnya“Saya bangga dengan Saudara-saudara sekalian. Saudara-saudara telah menjalankan misi-misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat,”
Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan menjadi bukti nyata bahwa TNI dan Polri hadir untuk kepentingan masyarakat.
"Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah tentara rakyat. Dan Polri sungguh-sungguh adalah polisi rakyat. Ini yang harus kita ingat selalu," lanjutnya.
Surdi Belong Ketua RW 03 menambahkan,Bagi masyarakat Desa Pangadegan Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar bangunan fisik. Infrastruktur tersebut menjadi penghubung penting yang selama ini dinantikan warga.
Sebelum tersedia jembatan, warga harus khawatir akan keselamatan ketika terjadi banjir di sungai, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat. Kondisi yang lama tersebut dapat menghambat aktivitas anak-anak sekolah, distribusi hasil kebun, hingga menuju akses warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Kini, dengan adanya jembatan merah putih yang menghubungkan Kampung Ilat ke jalan Raya di Desa Pangadegan, masyarakat memiliki akses yang lebih aman dan mudah untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi sekaligus menampilkan bahwa semangat pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.pungkas RW Surdi Belong
Red*

.png)

.png)


