• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dari Instruksi Purwanto ke Gerbang Sekolah: Tumbler Jadi Kebiasaan Baru Murid SMKN 12 Garut

    Rabu, 23 September 2026, September 23, 2026 WIB Last Updated 2026-09-22T23:57:09Z
    masukkan script iklan disini




    UngkapFakta | GARUT (23/09/2026 — Instruksi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dr. H. Purwanto, S.Pd., M.Pd., tentang penguatan kepedulian lingkungan mulai diterjemahkan SMKN 12 Garut melalui kebiasaan sederhana: murid membawa tumbler dari rumah.


    Gerakan tersebut diarahkan sebagai salah satu langkah nyata untuk mengurangi sampah plastik, khususnya sampah yang berasal dari kemasan minuman sekali pakai. Dengan membawa tumbler yang dapat digunakan berulang kali, murid diharapkan tidak selalu bergantung pada botol atau gelas plastik sekali pakai selama berada di lingkungan sekolah.


    Langkah ini bukan sekadar imbauan membawa botol minum. Sekolah menjadikannya sebagai bagian dari pembiasaan agar kepedulian terhadap lingkungan hadir dalam aktivitas sehari-hari.


    Instruksi Diterjemahkan Menjadi Kebiasaan


    Bagi SMKN 12 Garut, arahan Kadisdik Jabar perlu diwujudkan melalui tindakan yang sederhana dan dapat dilakukan secara konsisten.


    Murid membawa tumbler dari rumah, menggunakannya kembali, dan mengisi ulang ketika diperlukan. Kebiasaan tersebut sekaligus mengajarkan bahwa mengurangi sampah dapat dimulai dengan mengurangi penggunaannya sejak dari sumbernya.


    Untuk memperkuat gerakan, SMKN 12 Garut telah melayangkan surat pemberitahuan kepada seluruh orang tua/wali murid. Dengan demikian, pembiasaan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi mendapat dukungan sejak murid berada di rumah.


    Heryatno: Perubahan Dimulai dari Hal Sederhana


    Kepala SMKN 12 Garut, Heryatno, S.Pd., MM., M.Si., MCE., mengatakan sekolah berupaya menerjemahkan arahan tersebut dalam bentuk kebiasaan yang dekat dengan kehidupan murid.


    > “Kami menindaklanjuti arahan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat melalui pembiasaan yang sederhana dan dapat dilakukan murid setiap hari. Membawa tumbler dari rumah merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan,ujar Heryatno.


    Menurutnya, kepedulian lingkungan akan lebih bermakna apabila diwujudkan melalui tindakan nyata dan dilakukan secara konsisten.


    > “Yang kita bangun adalah kebiasaan. Kalau dilakukan bersama dan konsisten, kebiasaan kecil ini akan memberikan dampak terhadap lingkungan sekolah,” katanya.


    Susanty Kawal dari Kesiswaan


    Pelaksanaan pembiasaan tersebut berada di bawah koordinasi Wakasek Kesiswaan SMKN 12 Garut, Susanty, S.Pd.


    Kesiswaan mengawal agar membawa tumbler tidak berhenti sebagai gerakan sesaat. Murid diarahkan untuk menjadikannya bagian dari rutinitas sehari-hari sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya mengurangi sampah plastik.


    Dari Rumah ke Gerbang Sekolah


    Pola yang dibangun cukup sederhana: orang tua mendukung dari rumah, murid membawa dan menggunakan tumbler, sementara sekolah menguatkan melalui pembiasaan.


    Melalui kebiasaan tersebut, SMKN 12 Garut berupaya menekan penggunaan kemasan minuman sekali pakai dan mengurangi potensi timbulan sampah plastik di lingkungan sekolah.


    Dari satu tumbler, dimulai satu kebiasaan. Dari kebiasaan yang dilakukan bersama, lahir kepedulian yang lebih besar terhadap lingkungan.


    UngkapFakta|Garut - Mengungkap Fakta, Mengawal Kebijakan Pendidikan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e