• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Sampah Menumpuk di Sekitar SDN 1 Pamarayan, Kepala Sekolah Minta Segera Ditangani

    Sabtu, 08 Agustus 2026, Agustus 08, 2026 WIB Last Updated 2026-08-08T04:47:16Z
    masukkan script iklan disini





    Serang, ungkapfakta.info-


    Sekolah SDN 1 Pamarayan ini salah satu sekolah tertua di kabupten Serang, menurut berbagai sumber sama usianya dengan usia pembangunan bendungan lama pamarayan yang  warisan dari kolonial belanda sekitar tahun 1905 atau 1935.


    Permasalahan sampah di sekitar SDN 1 Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, hingga kini belum sepenuhnya teratasi. Tumpukan sampah yang berada di samping lingkungan sekolah dinilai mengganggu kebersihan dan kenyamanan warga sekolah.


    Lokasi sekolah yang berdekatan dengan Pasar Pamarayan turut menjadi salah satu perhatian. Lahan yang berada di sekitar sekolah dan digunakan sebagai tempat pembuangan sampah tersebut disebut merupakan aset yang sebelumnya digunakan oleh UPTD Dinas Pendidikan.


    Kepala SDN 1 Pamarayan, Hariri, menjelaskan bahwa lahan tersebut sebenarnya merupakan aset UPTD kantor Dinas Pendidikan. Namun, setelah kantor UPTD berpindah lokasi ke sekitar pasar, area tersebut ditinggalkan dan kemudian dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang Pasar Pamarayan.



    "Sebenarnya itu aset UPTD kantor Dinas Pendidikan. UPTD-nya sudah pindah di sebelah pasar, sekarang tempatnya ditinggalkan. Akhirnya dikuasai oleh pedagang-pedagang Pasar Pamarayan. Apalagi kalau siang hari, menimbulkan bau yang kurang sedap," jelas Hariri.


    Menurutnya, kondisi tersebut sangat mengganggu kebersihan lingkungan, terlebih lokasi pembuangan sampah berada di dekat area sekolah. Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah juga dikhawatirkan berdampak terhadap kenyamanan para siswa dan tenaga pendidik.


    Hariri berharap pihak terkait segera mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menyebut pengelolaan kawasan pasar berada di bawah pihak yang terkait dengan Pemerintah Desa Pamarayan.



    Tidak hanya menyampaikan secara langsung, pihak sekolah juga telah menempuh jalur administratif dengan menyampaikan surat kepada Bupati Serang dan Satpol PP Kabupaten Serang. Hariri mengaku telah menerima nomor surat sebagai bukti bahwa laporan tersebut telah disampaikan.



    "Tolong ditindaklanjuti dan dibersihkan," harap Hariri.


    Ia berharap persoalan sampah tersebut dapat segera diselesaikan melalui koordinasi dan komunikasi antara pihak-pihak terkait. Menurutnya, lingkungan sekolah akan terlihat lebih bersih, indah, dan asri apabila persoalan pembuangan sampah dapat ditangani secara bersama-sama.


    "Diharapkan ada kesamaan pendapat antara pihak-pihak terkait dengan cara duduk bersama untuk mencari solusi dan menyelesaikan persoalan sampah ini," pungkasnya.


    (Surya)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e