![]() |
| ungkapfakta info |
Lampung Tulang Bawang — Di tengah retaknya rumah tangga yang sudah dibina selama puluhan tahun, muncul pernyataan tegas dan penuh kepedihan dari anak kandung keluarga tersebut. Ia menyampaikan bahwa rasa benci dan kecewa itu bukan kepada kedua orang tuanya, melainkan kepada pihak-pihak luar yang dengan sengaja mencampuri urusan rumah tangga mereka, mengatur keputusan yang bukan hak mereka, dan akhirnya menjadi pemicu perpecahan yang terjadi saat ini.
Aprilya Chantycha, selaku anak kandung, menyampaikan pernyataannya secara tegas.Red
"Saya tidak pernah benci kepada Ibu atau kepada Bapak. Karena merekalah orang tua yang melahirkan, membesarkan, dan mendidik saya. Namun saya benci kepada orang-orang yang ikut campur mengatur rumah tangga orang lain. Mereka yang tanpa rasa malu menyusup masuk, menyampaikan bisikan-bisikan yang memecah belah, dan mengarahkan keputusan yang seharusnya menjadi hak Bapak dan Ibu untuk menyelesaikannya bersama".17-08-2026
Ingatlah kalian kalianlah musuh saya yang sesungguhnya. Kalianlah yang berdiri di antara suami dan istri, memisahkan ikatan yang sudah dibangun dengan susah payah lebih dari dua puluh tahun. Kalianlah yang menyembunyikan kebenaran dan menyebarkan kebohongan demi kepentingan sendiri.
Jangan pernah berpikir perbuatan itu akan berlalu begitu saja Allah Maha Mendengar setiap bisikan, Maha Melihat setiap rencana jahat yang kalian buat untuk menghancurkan rumah tangga orang lain. Dan kelak, di hari pembalasan, kalian akan mempertanggungjawabkan setiap keretakan yang kalian sebabkan, setiap air mata yang kalian tumpahkan, dan setiap hati yang kalian hancurkan.
Pernyataan ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang berani mencampuri urusan rumah tangga orang lain. Rumah tangga adalah urusan suami dan istri pihak luar yang memecah belah, memberi nasihat yang menyesatkan, dan mendorong perpisahan, turut menanggung dosa kehancuran itu di hadapan Allah SWT.
Setiap bisikan yang memisahkan, setiap kata yang memicu perpecahan, dan setiap campur tangan yang merusak ikatan suci semuanya tercatat sebagai amal perbuatan yang kelak akan dipertanggungjawabkan. Jangan merasa aman, karena Allah tidak tidur, dan keadilan-Nya pasti datang.
Pewarta: Yantoni Tipikor
.png)

.png)

