• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dar Mawan Berjanji Berbenah Diri, Padahal Baru Saja Hapus Pesan dan Hindari Tanggung Jawab

    Kamis, 17 September 2026, September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T04:13:22Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info



     

    TULANG BAWANG — Belum lama terungkap ke publik bahwa Dar Mawan melakukan tindakan menghapus pesan yang dikirimnya sendiri guna menutup jejak pernyataan yang keliru, kini tiba-tiba muncul pernyataan yang terdengar sangat rendah hati dan terbuka.

     

    Melalui kolom komentar, Dar Mawan menulis. Red

     

    "Terima kasih atas masukan, semoga ke depan saya selaku pimpinan Redaksi media Tikampost bisa berbenah diri. Dan tentu saya garis bawahi PT. Media Tikampost tidak anti kritik."

     

    Kata-katanya sangat indah. Sangat sopan. Sangat memuji semangat perbaikan. Namun masyarakat tak lupa apa yang baru saja terjadi.17/09/2026

     

    Hanya beberapa jam sebelumnya, Dar Mawan terlihat jelas mengirim pesan yang meminta nama dihapus dari pemberitaan, mengaku salah memberikan informasi, lalu tak lama kemudian menghapus pesan itu sendiri. Tindakan itu bukan dilakukan untuk berbenah, melainkan untuk menghilangkan bukti agar tidak banyak orang yang membaca apa yang sebenarnya ia ucapkan.

     

    Jika benar-benar tidak anti kritik, mengapa saat diberi masukan langsung justru menghapus percakapan?

    Jika benar ingin berbenah, mengapa tidak mengakui kesalahan secara terbuka dan jujur di hadapan semua orang, bukan diam-diam menarik kembali apa yang sudah diucapkan?

    Jika benar menjabat sebagai pimpinan redaksi, bukankah tugasnya menjaga kebenaran, bukan menghapus jejak yang tidak menguntungkan dirinya?

     

    Kata-kata manis yang muncul setelah terpojok tidak bisa menutupi kenyataan yang sudah terlihat jelas oleh siapa pun yang melihat percakapan tersebut. Mengaku berbenah tidak bisa hanya diucapkan saat situasi sudah sulit harus dibuktikan dengan tindakan yang konsisten sejak awal.

     

    Menghapus pesan tidak akan menghapus ingatan masyarakat.

    Menarik kembali pernyataan tidak akan membuat kesalahan yang sudah dilakukan menjadi hilang.

    Mengaku terbuka setelah tertangkap basah bukanlah perbaikan itu sekadar upaya menyelamatkan muka.

     

    Masyarakat mengerti perbedaannya. Antara kerendahan hati yang sesungguhnya, dengan kata-kata yang dipasang saat tidak punya jalan lain. Antara pemimpin media yang bertanggung jawab, dengan mereka yang hanya mengisi jabatan namun lupa tugas utamanya.

     

    Kami menantang, buktikan janji itu, bukan ulang-ulang di kolom komentar. Pulihkan kembali pesan yang dihapus. Akui secara terbuka apa yang keliru. Itulah cara berbenah yang sebenarnya bukan dengan ucapan yang datang terlambat.

     

    Pewarta: Yantoni

    Tanggal: 17 September 2026

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e