• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Warga Diduga Ditembak Oknum Polisi di Sawa Erma, Dua Orang Alami Patah Tulang

    Minggu, 13 September 2026, September 13, 2026 WIB Last Updated 2026-09-13T13:40:02Z
    masukkan script iklan disini





    Sawa Erma, ungkapfakta.info — 

    Insiden yang diduga melibatkan oknum anggota Polsek Sawa Erma dan warga sipil terjadi pada Rabu sekitar pukul 19.00 WIT. Peristiwa tersebut bermula di kawasan Pangkalan Minyak, Kampung Sawa, kemudian dilaporkan merembet ke wilayah Distrik Sawa Erma.

    Dalam insiden tersebut, sedikitnya lima warga dilaporkan menjadi korban. Dua orang disebut mengalami luka berat hingga patah tulang, sementara tiga warga lainnya mengalami luka ringan.

    Kronologi Kejadian

    Berdasarkan informasi yang diterima Media Ungkap Fakta Asmat, kejadian bermula di sekitar area Pangkalan Minyak, Kampung Sawa.

    Situasi kemudian berkembang hingga terjadi ketegangan antara warga dan aparat kepolisian. Dalam situasi tersebut, diduga terjadi pelepasan tembakan yang mengenai warga sipil.
    Dua warga dilaporkan mengalami luka berat dan patah tulang serta masih menjalani perawatan. Sementara tiga warga lainnya disebut mengalami luka ringan.

    Namun, kronologi lengkap mengenai awal mula kejadian, penyebab terjadinya ketegangan, serta siapa yang melepaskan tembakan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan resmi.

    Warga Pertanyakan Penggunaan Senjata Api

    Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di tengah masyarakat, khususnya warga Distrik Pulau Tiga dan Kampung Bu Agani, Distrik Sawa Erma.

    Sejumlah warga mempertanyakan tindakan aparat dalam menangani situasi tersebut dan meminta agar penggunaan senjata api terhadap warga dapat dijelaskan secara terbuka.

    "Kami berharap persoalan ini dapat diusut secara transparan. Aparat seharusnya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di Pangkalan Minyak hingga persoalan tersebut berujung pada adanya warga yang terluka," ujar salah seorang warga.

    Warga juga meminta pihak berwenang memastikan apakah penggunaan senjata api dalam peristiwa tersebut telah sesuai dengan prosedur dan kondisi ancaman yang dihadapi petugas.

    Minta Penyelidikan Transparan

    Masyarakat mendesak agar peristiwa tersebut tidak hanya ditangani secara internal di tingkat Polsek Sawa Erma, tetapi mendapat pemeriksaan dari pihak yang memiliki kewenangan lebih tinggi dan independen.

    Adapun tuntutan masyarakat antara lain:

    1. Propam Polres Asmat diminta melakukan pemeriksaan secara transparan terhadap dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam insiden tersebut.
    2. Komnas HAM Perwakilan Papua Selatan diminta memberikan perhatian dan melakukan pemantauan terhadap kasus tersebut.
    3. Pihak berwenang diminta memberikan penjelasan mengenai kronologi serta dasar penggunaan senjata api dalam kejadian tersebut.
    4. Kondisi para korban juga diharapkan mendapat perhatian dan penanganan medis yang layak.

    Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai kronologi secara utuh serta pihak-pihak yang bertanggung jawab masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

    Media Ungkap Fakta Asmat akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan memberikan informasi berdasarkan keterangan serta hasil pemeriksaan dari pihak terkait.

    (Stanislaus Orakat)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e