PANGKEP — Ungkap Fakta (17/10/2026)
Kepala Sekolah SMAN 13 Pangkajene dan Kepulauan Muchtar, S.Pd., M.Pd..
menyusun langkah pasti dan terstruktur dalam menyelenggarakan program layanan unggulan sistem asrama atau boarding school untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Rencana ini disusun melalui lima tahapan strategis guna menjamin kualitas akademik sekaligus pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh.
Pihak sekolah menyusun kurikulum terpadu yang memadukan kurikulum nasional dengan program pembinaan karakter serta penguatan akademik secara terarah. Juga dibentuk tim pengelola keasramaan, ditetapkan pembina asrama, serta penugasan guru pendamping khusus untuk program layanan unggulan. Sekolah juga melakukan audit dan penyiapan sarana prasarana asrama, meliputi kamar hunian, fasilitas ibadah, ruang belajar mandiri, hingga akses internet yang memadai.
Sosialisasi petunjuk teknis PPDB jalur sekolah layanan unggulan berasrama akan disampaikan sesuai regulasi Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Proses seleksi mencakup verifikasi administrasi, tes potensi akademik, wawancara karakter, serta pemeriksaan kesehatan. Kuota siswa asrama akan ditetapkan dengan penandatanganan pakta integritas dan kesepakatan tata tertib bersama orang tua atau wali.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah akan diintegrasikan dengan orientasi kehidupan keasramaan. Fokus pada pembiasaan kedisiplinan, penanaman nilai keagamaan, serta pelatihan kemandirian siswa. Peserta juga diperkenalkan dengan rutinitas harian asrama — mulai dari jadwal ibadah, kegiatan belajar mandiri, hingga jam istirahat.
Proses belajar mengajar akademik berjalan pada jam reguler berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Kegiatan malam di asrama mencakup bimbingan belajar intensif, pembinaan bahasa asing, kajian keagamaan, dan pengembangan bakat siswa. Tim pembina juga akan senantiasa mengawasi pemenuhan kebutuhan gizi, kesehatan fisik, dan kesejahteraan psikologis peserta didik.
Di akhir setiap semester, dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian akademik dan perkembangan karakter siswa. Kinerja pengelola asrama serta pemanfaatan sarana pendukung juga dinilai secara berkala. Laporan capaian program kemudian disusun sebagai dasar perbaikan dan penyempurnaan di tahun-tahun berikutnya.
Dengan lima tahapan strategis ini, SMAN 13 Pangkep jln Borong-Borong Desa, Kassi Loe, Kec. Labakkang, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan, Sulawesi Selatan berkomitmen memastikan program asrama berjalan tertib, terukur, dan berkualitas — tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan mandiri.
Jurnalist'"(Kul indah)
.png)
.png)

