• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    BREAKING NEWS
    Memuat berita terbaru Ungkap Fakta...
    Skor, hasil dan jadwal sepak bola
    Menghubungkan ke data pertandingan...
    Sumber data: API-Football

    Iklan

    SPBU BUMD Bermasalah, Novi Marzani Masih Duduk Santai Andika Fortuba Bupati Tidak Becus Merawat yang Ada

    Minggu, 04 Oktober 2026, Oktober 04, 2026 WIB Last Updated 2026-10-04T07:18:47Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info


     

    TULANG BAWANG, 4 OKTOBER 2026 Kekecewaan mendalam masyarakat Kabupaten Tulang Bawang kini disampaikan secara terbuka dan tegas kepada Bupati Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M. beserta Wakil Bupati Hankam Hasan.

     

    Persoalan pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Daerah yang mengelola SPBU milik daerah kini semakin mengkhawatirkan. Dana penyertaan modal miliaran rupiah yang bersumber dari APBD diduga raib tak jelas ke mana perginya. Bukti paling mencolok: BUMD justru menggunakan uang dari pihak ketiga untuk membeli pasokan BBM di Depo Pertamina, padahal seharusnya memakai modal sendiri yang sudah disetorkan oleh pemerintah daerah.

     

    Yang semakin mengundang tanda tanya besar Direktur BUMD Novi Marzani hingga kini masih duduk tenang di jabatannya, terkesan seolah tidak ada masalah apa pun. Padahal di bawah kepemimpinannya, keuangan perusahaan milik rakyat ini menjadi kabur dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

     

    Muncul dugaan kuat di kalangan masyarakat apakah ada hubungan kekeluargaan atau kepentingan tersembunyi antara Novi Marzani dan Bupati Qudrotul Ikhwan? Mengapa direktur yang dipersoalkan tetap terlindungi dan tidak ditindaklanjuti? Pertanyaan ini tidak bisa lagi dihindari.

     

    Di sisi lain, kondisi infrastruktur di seluruh kabupaten juga memprihatinkan. Jalan rusak, fasilitas umum terbengkalai, bangunan tidak terawat hal-hal mendasar yang seharusnya menjadi prioritas justru dibiarkan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun tanpa perbaikan.

     

    Ketua DPD LSM Fortuba sekaligus tokoh masyarakat Tulang Bawang Andika Fortuba menyampaikan pernyataan tersebut.

     

    "Saya ingin bertanya kepada Anda selaku Bupati sebenarnya Anda mengerti atau tidak cara menjalankan tugas dan fungsi kedinasan? Saya mulai meragukan pemahaman Anda. Sebenarnya Anda mengerti atau tidak cara membangun Kabupaten Tulang Bawang yang Anda pimpin? Mengerti atau tidak menyusun pengajuan infrastruktur, mengalokasikan dana, serta membina tata kelola pemerintahan daerah?"

     

    "Dan satu hal lagi ke mana perginya dana penyertaan modal BUMD SPBU yang miliaran rupiah itu? Mengapa BUMD tidak bisa beroperasi menggunakan uang sendiri, melainkan harus meminjam dari pihak ketiga? Apakah uang rakyat yang sudah diserahkan itu habis, dialihkan, atau dipertanggungjawabkan secara keliru?"

     

    "Novi Marzani masih duduk santai di kursi direktur seolah tidak terjadi apa-apa. Padahal semua ini terjadi di bawah pengawasannya. Mengapa belum ada langkah tegas? Apakah karena ada hubungan kekeluargaan? Atau ada kepentingan lain yang melindunginya? Rakyat berhak tahu."

     

    Kenyataan di lapangan berbicara lebih keras daripada laporan di atas meja. Red 

     

    "Mengapa hal sesederhana saja tidak mampu Anda benahi? Merawat yang sudah ada saja Anda tidak becus! Baik itu fasilitas umum maupun pengelolaan SPBU milik rakyat. Apalagi diminta mengajukan pengadaan yang baru. Ke mana saja anggaran yang sudah disalurkan? Jalan berlubang, gedung rusak, pelayanan BBM terganggu rakyat lihat setiap hari."

     

    Andika Fortuba menegaskan bahwa bukan berasal dari daerah ini bukan alasan untuk melalaikan amanat rakyat.

     

    "Walaupun Anda bukan putra asli daerah, seharusnya mampu mengemban amanat masyarakat Tulang Bawang secara profesional. Tunjukkan kinerjamu, buktikan kemampuanmu. Jangan minta rakyat percaya rencana besar jika yang sudah ada saja tak mampu dirawat."

     

    Penggunaan dana pihak ketiga untuk operasional BUMD menjadi tanda tanya besar. Jika modal yang disetorkan pemerintah itu masih ada dan terjaga, tidak mungkin manajemen BUMD harus mencari dana dari luar untuk belanja BBM. Hal ini menguatkan dugaan kerugian negara yang nyata dan terstruktur.

     

    "Siapa yang mengatur keuangan BUMD? Siapa yang menandatangani pencairan? Siapa yang melindungi? Dana hilang, jawaban kabur, Direktur tetap duduk tenang. Itu bukan sekadar kelalaian itu dugaan korupsi yang nyata."

     

    Masyarakat menuntut perubahan nyata secepatnya. Benahi infrastruktur yang rusak, pertanggungjawabkan setiap rupiah dana penyertaan modal BUMD yang raib, panggil dan periksa Novi Marzani secara terbuka, jelaskan apakah ada hubungan khusus dengan Bupati, serta periksa siapa yang mengizinkan penggunaan dana pihak ketiga untuk operasional perusahaan milik daerah. Jika dalam waktu dekat tidak ada perbaikan yang terlihat, maka langkah hukum akan ditempuh tanpa ragu.

     

    "Benahi Tulang Bawang sekarang juga. Jangan menunda. Rakyat sudah menunggu terlalu lama. Tunjukkan bahwa Anda mampu memimpin, atau serahkan kepada yang mampu."

     

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Bupati maupun Wakil Bupati Tulang Bawang terkait pernyataan terbuka ini.

     

    Narasumber:

    Ketua DPD LSM Fortuba, Tokoh Masyarakat Tulang Bawang Andika Fortuba

     

    Sumber: Pernyataan terbuka kepada pimpinan daerah, pantauan kondisi infrastruktur, laporan dugaan penyimpangan keuangan BUMD SPBU, keluhan warga


    Pewarta: Yantoni

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e