Sulawesi Tengah. Ungkapfakta
Kapolres Buol, Provinsi Sulawesi Tengah. Secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Regional 5 Putaran III Sulawesi Tengah yang digelar di Sirkuit Bumi Pogogul, Sabtu, 4/07/202.
Pembukaan ini berlangsung meriah dan disambut antusias oleh para pembalap, ofisial, sponsor, serta ratusan pecinta otomotif yang memadati area sirkuit dan kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 3 sampai 5 Juli di samping halaman Kantor Bupati.
Dalam sambutan Kapolres Buol, AKBP Irwan, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla. Menyampaikan atas terselenggaranya kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 penuh semangat, dan antusias mengikuti pembukaan Kejuaraan Nasional Grasstrack Regional 5 Putaran III Sulawesi Tengah di Sirkuit Bumi Pogogul, Kabupaten Buol
Kapolres berharap pelaksanaan Kejurnas Grasstrack ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, tertib, dan sukses serta menjadi ajang pembinaan atlet otomotif yang mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi.
"Kami berharap kejuaraan Nasional ini berjalan dengan sukses, aman, dan sportif, serta mampu melahirkan para juara yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi," ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Kapolres Buol secara resmi membuka kejuaraan. "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kejuaraan Nasional Grasstrack Regional 5 Putaran III Sulawesi Tengah di Sirkuit Bumi Pogogul, Kabupaten Buol, secara resmi saya nyatakan dibuka."
Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga otomotif di Kabupaten Buol sekaligus menjadi wadah bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam suasana kompetisi yang sehat, aman, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ketua Panitia kegiatan Kasat Reskrim Polres Buol AKP Jordan R.Z., Pellokila., S.Tr.K., S.I.K., M.H., Menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas suksesnya penyelenggaraan ajang balap motor. Menurutnya, kejuaraan ini menjadi momentum kebangkitan olahraga otomotif di Kabupaten Buol setelah sempat vakum selama hampir satu dekade.
"Sebagai ketua panitia, saya merasa sangat bangga karena akhirnya kegiatan ini dapat kembali terlaksana. Terlebih lagi, seluruh rangkaian kegiatan mendapat dukungan penuh dari Polres Buol. Ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan mampu menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, kejuaraan grasstrack dan motocross terakhir kali digelar di Kabupaten Buol sekitar tahun 2017–2018. Setelah itu, kegiatan tersebut terhenti hampir 10 tahun. Oleh karena itu, panitia harus bekerja keras sejak awal untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan hingga akhirnya event ini dapat kembali digelar pada tahun 2026.
"Alhamdulillah, setelah melalui berbagai persiapan dan kerja keras seluruh panitia, kegiatan ini akhirnya bisa terlaksana dengan baik. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua," Tambahnya
Ia juga mengungkapkan rencana besar untuk membangun sirkuit permanen di lokasi pelaksanaan kejuaraan. Menurutnya, dirinya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan sejumlah pihak terkait agar lokasi tersebut dapat ditetapkan sebagai sirkuit permanen.
"Insyaallah kami akan segera menyurati Pemerintah Daerah agar lokasi ini dapat diserahkan pengelolaannya kepada KONI melalui Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten sebagai organisasi pelaksana, sehingga dapat dibangun menjadi sirkuit permanen. Kami menyadari pembangunan sirkuit permanen membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga diperlukan dukungan dari semua pihak," jelasnya.
Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan para crosser di Kabupaten Buol memiliki tempat latihan yang representatif sehingga mampu mencetak bibit-bibit pembalap berprestasi dan sekaligus mengurangi aksi balap liar di jalan raya.
Rl
.png)

.png)
