• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Penutupan Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau Berlangsung Meriah

    Jumat, 10 Juli 2026, Juli 10, 2026 WIB Last Updated 2026-07-10T09:38:04Z
    masukkan script iklan disini





    Sanggau, Ungkapfakta.info –

     Penutupan Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Tingkat Kabupaten Sanggau berlangsung meriah di Rumah Betang Raya Dori' Mpulor, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, pada Kamis malam (9/7/2026).

    Perhelatan budaya tahunan masyarakat Dayak ini sebelumnya dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan secara resmi ditutup oleh Bupati Sanggau, Yohanes Ontot.

    Acara penutupan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Hengki, Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Aswin Khatib, Raja Sanggau Gusti Arman, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau Urbanus, seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau, para Ketua DAD se-Kabupaten Sanggau, delegasi masyarakat Dayak dari Sarawak, Malaysia, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.

    Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menegaskan bahwa Gawai Dayak bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan berbagai berkat yang diterima masyarakat. Selain itu, Gawai Dayak juga menjadi sarana untuk menjaga, melestarikan, dan mewariskan adat istiadat, budaya, serta nilai-nilai luhur kepada generasi muda agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

    Sebelumnya, Ketua Panitia Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII, Marselus Junihardi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama semua pihak.

    Marselus juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang sempat terdampak kemacetan di sekitar lokasi acara selama pelaksanaan kegiatan.

    "Atas nama panitia, kami mohon maaf kepada masyarakat yang aktivitas perjalanannya sedikit terganggu akibat kepadatan arus lalu lintas selama pelaksanaan Gawai Dayak," ujarnya.

    Pengamanan kegiatan dilakukan secara terpadu oleh personel TNI, Polri, Brimob, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta panitia penyelenggara sehingga seluruh rangkaian Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga penutupan.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e