![]() |
| ungkapfakta.info |
TULANG BAWANG — Bukti semakin menguat: setelah menghapus pesan yang dikirimnya sendiri, kini Dar Mawan melalui akun Redaksi Tikampost diketahui memblokir pihak yang menanyakan apa yang dihapus.
Dalam percakapan yang terekam jelas, ketika ditanya "Apa yang dihapus?", Dar Mawan menjawab sekadar.
"Tulisan yang kuhapus kata aku tadi salamualaikum." Red
Penjelasan ini terasa sangat janggal. Jika yang dihapus hanya ucapan salam, mengapa harus dihapus? Mengapa kemudian berbalik menutup akses dan memblokir? Apakah ada bagian lain yang sengaja disembunyikan?
Alih-alih menjawab pertanyaan secara terbuka, Redaksi Tikampost justru menerbitkan tulisan yang mempertanyakan profesionalisme pihak lain padahal kenyataannya:
Pernyataan disampaikan lewat WhatsApp, bukan hanya di Facebook
Pesan dihapus agar tidak terbaca
Ketika ditanya, jawaban mengelak dan tidak meyakinkan
Langkah terakhir: memblokir agar tidak bisa ditanyakan lagi
Menghapus lalu memblokir bukan tanda tidak anti kritik itu tanda takut dipertanggungjawabkan. Jika benar-benar bersih, hadapi pertanyaan dengan jujur, bukan tutup pintu dan lari.
Masyarakat tidak butuh alasan tipu-tipu. Masyarakat hanya butuh satu hal: kejujuran. Dan yang menutup mulut orang lain, justru menutup kebenaran sendiri.
Pewarta: Yantoni
Tanggal: 17 September 2026
.png)

.png)

