• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Media Tikampost: Dua Sosok, Satu Nama Semuanya Dipertanyakan...

    Kamis, 17 September 2026, September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T07:28:27Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info



     

    TULANG BAWANG — Nama Media Tikampost kini semakin menimbulkan keraguan mendalam. Bukan hanya satu, melainkan dua orang berbeda tampil mewakili media tersebut, dan sikap keduanya sama-sama memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

     

    Pertama, ada Dar Mawan yang terlihat mengirimkan pernyataan melalui percakapan WhatsApp, lalu diam-diam menghapus pesannya sendiri. Ketika ditanya apa yang dihapus, jawabannya mengelak dan tidak meyakinkan. Tak lama kemudian, ia memblokir pihak yang menanyakan hal tersebut menutup akses, bukannya menjawab secara terbuka. Kata-kata indah tentang "tidak anti kritik" yang ditulisnya di kolom komentar terbukti tidak sejalan dengan tindakannya.

     

    Kedua, muncul Yasin Kesuma yang mengaku sebagai bagian dari Redaksi Tikampost, namun ternyata tinggal jauh di Jakarta Barat, tepatnya di kawasan Taman Palem, Cengkareng, Rawa Buaya, arah Tegal Alur. Jauh dari lokasi peristiwa yang diberitakan, jauh dari wilayah yang seharusnya dipantau.

     

    Saat ditunjukkan bukti pencarian resmi bahwa Yayasan Indometro Indonesia sebenarnya jelas terdaftar keterangan "untuk sementara data tidak dapat ditampilkan" hanyalah sistem yang sedang memuat, bukan tanda tidak ada ia justru pura-pura tidak paham.

     

    Dengan santai ia menulis: "Yayasannya saja gak terdaftar, ngapain takut" padahal itu menunjukkan ketidaktahuannya sendiri, bukan kelemahan lembaga tersebut. Ketika dijelaskan bahwa keterangan itu wajar terjadi pada sistem data resmi mana pun, ia tidak lagi merespons. Diam. Menghilang. Tidak ada klarifikasi, tidak ada pengakuan kesalahan, tidak ada permohonan maaf. Hanya keheningan yang berbicara.

     

    Masyarakat kini semakin bertanya-tanya,

    Bagaimana seseorang yang tinggal di Jakarta Barat, Taman Palem, Cengkareng, Rawa Buaya, arah Tegal Alur bisa mengaku mewakili media yang berurusan dengan peristiwa di Tulang Bawang dan Waykanan?

    Siapa sebenarnya yang memimpin Media Tikampost? Dar Mawan yang ada di sini, atau Yasin Kesuma yang jauh di Jakarta?

    Mengapa berganti-ganti wajah tanpa penjelasan yang jelas?

    Jika benar-benar transparan, mengapa menghapus pesan, memblokir, dan berhenti menjawab saat ditanya?

    Bagaimana media ini bisa dipercaya menyampaikan kebenaran, jika perwakilannya sendiri tidak paham membaca data resmi?

     

    Pura-pura tidak tahu tidak akan menjadikan yang benar salah. Menghapus jejak tidak akan menghapus ingatan publik. Diam saat ditanya bukanlah jawaban itu pengakuan bahwa ada sesuatu yang sengaja disembunyikan.

     

    Yang dipertanyakan kini bukan hanya pernyataan mereka melainkan siapa mereka sebenarnya, dari mana mereka benar-benar berasal, dan atas dasar apa Media Tikampost menyebarkan berita ke masyarakat.

     

    Pewarta: Yantoni

    Tanggal: 17 September 2026

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e