• Jelajahi

    Copyright © Ungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Qudrotul Terbang ke Yogyakarta Janji Pasar Luas Anggaran Habis, Rakyat Tetap Jual Hasil Mentah...

    Minggu, 27 September 2026, September 27, 2026 WIB Last Updated 2026-09-27T16:51:49Z
    masukkan script iklan disini



    ungkapfakta.info


     

    TULANG BAWANG, 27 September 2026 Bupati Kabupaten Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., berkunjung ke Yogyakarta pada Jumat, 25 September 2026. Di hadapan pelaku usaha dan perguruan tinggi, ia membahas rute penerbangan langsung, kerja sama kota kembar, benih padi, serta pasar untuk udang, ikan gabus, dan hasil pertanian. Ia berpesan agar produk tidak lagi dijual mentah, melainkan diolah bernilai tambah. Padahal di daerahnya sendiri, anggaran miliaran rupiah telah habis digunakan, namun tidak ada satupun tempat pengolahan yang berdiri, jalan produksi tetap rusak, dan rakyat masih menjual hasil keringatnya dengan harga murah.

     

    Anggaran untuk pengembangan UMKM, prasarana pertanian, serta pembinaan petani dan pembudidaya ikan telah diserap setiap tahun. Dana perjalanan dinas ke luar daerah juga telah dikeluarkan. Namun yang terlihat hanyalah keberangkatan Bupati, bukan kemajuan yang dirasakan warga. Uang rakyat habis, tapi sarana pengolahan tidak ada, pendampingan tidak ada, dan pasar yang dijanjikan belum terlihat.

     

    "Anggaran sudah habis, perjalanan sudah dilakukan, tapi kami tidak melihat perubahan. Jangan terbang ke mana-mana kalau di sini kami masih jual ikan dan udang mentah. Uang sudah keluar, ke mana perginya? Kalau tidak bisa membangun di rumah sendiri, jangan janjikan apa-apa ke orang lain. Yang kami minta satu hal: kembalikan hasil kerja, atau kembalikan uang kami," tegas narasumber, perwakilan warga Kabupaten Tulang Bawang yang tidak ingin disebutkan namanya.

     

    Hingga kini belum ada rincian jelas apa yang telah dibangun dengan anggaran yang digunakan. Rencana penerbangan langsung belum ada kepastian, kerja sama belum ditandatangani, dan pendampingan teknis belum datang. Sementara itu, setiap hari hasil panen dijual murah karena tidak ada tempat mengolahnya. Anggaran bukan untuk menghabiskan, melainkan untuk menghasilkan. Jika yang terjadi hanyalah pengeluaran tanpa hasil, maka yang harus dipertanggungjawabkan bukan rencana ke depan, melainkan uang yang sudah lewat.

     

    Bupati Tulang Bawang wajib melaporkan secara terbuka apa saja yang telah dibangun dan berapa biayanya. DPRD harus memeriksa realisasi anggaran dan memastikan setiap rupiah memberikan manfaat. Masyarakat berhak mengetahui ke mana perginya dana yang telah disiapkan. Jangan menghabiskan anggaran hanya untuk berjanji. Kerjakan, tunjukkan, atau kembalikan.

     

    Pewarta: Yantoni

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    https://www.profitableratecpm.com/knzuikf5dh?key=c788dca60ab1d7a8d48523714ff94c5e