Asahan, ungkapfakta.info-
Asahan Setidaknya 1.700 siswa dan guru di sejumlah daerah diduga keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disediakan program Makan Bergizi Gratis, atau (MBG)
Terjadi lagi MTSN 2 kisaran - Asahan setelah menyantap MBG sebanyak 30 siswa keracunan. 13 siswa di rawat inap RSU. HAMS asahan senin 14/9/2026
Operator MTsN 2 Kisaran, Rahmad Setiadi, saat memantau siswanya yang dirawat di RSUD Kisaran, menuturkan, kejadian bermula ketika pihak sekolah membagikan MBG sekitar pukul 11.30 WIB. Selanjutnya, pukul 12.00 WIB, para siswa menyantap makanan tersebut. Tidak berselang lama, sekitar pukul 13.00 WIB, sejumlah siswa mengeluh sakit perut, mual, dan muntah. Mereka kemudian mendapat perawatan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS), sebelum dirujuk ke RS Bukit Barisan Kisaran dan rumah sakit terdekat. Sebanyak 13 siswa dibawa ke RSUD HAMS Kisaran, Menu makanan ada rendang ayam, tempe, acar timun dan wortel, serta semangka," Tuturnya
Dugaan yang menangani Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan MBG di MTSN 2 Kisaran "SPPG POLRES ASAHAN."
Kasus ini sudah berulang kali di Indonesia seharus untuk BGN diberikan sanksi tegas . Pertama, pemberian sanksi tegas berupa penutupan secara permanen dan memasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) bagi SPPG yang menyebabkan kasus keracunan. Kedua, penguatan koordinasi antara BGN Pusat, Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), dan SPPG dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota melalui evaluasi berkala, monitoring, dan mitigasi.
Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah memastikan kejadian serupa tidak terulang. Harus ada efek jera (punishment), tidak permisif terhadap kasus keracunan, dan penyelenggara harus memahami tingkat risiko .
Wijaya kesuma SH.
.png)
.png)

